Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Pilkada

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Petugas Rapid Test Pelaku Pelecehan di Bandara Soetta Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2020 | 18:14 WIB
Foto :
  • VIVAnews/Irfan
Ilustrasi rapid test

VIVA – Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kota Bandara Soekarno-Hatta, Komisaris Polisi Ahmad Alexander Yurikho mengatakan, petugas pengecekan rapid test virus COVID-19 berinisial EFY yang diduga telah melecehkan dan memeras wanita berinisial LHI telah ditetapkan jadi tersangka.

Dia ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pemerasan yang dilakukan.

Baca Juga

"Betul. Yang bersangkutan telah ditetapkan jadi tersangka," ucap Alexander kepada wartawan, Selasa 22 September 2020.

Baca: Korban Dugaan Pelecehan Rapid Test di Soetta Resmi Buat Laporan Polisi

Meski begitu, belum dirinci pasal apa yang dikenakan terhadap EFY. Namun, dia menyebut EFY belum ditahan pascaditetapkan jadi tersangka ini.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus menambahkan, EFY memeras korban membayar sebesar Rp1,4 juta agar hasil rapid test korban bisa diubah. Hal ini diakui korban sambil menunjukkan bukti transfernya saat diperiksa polisi.

"Ini dugaannya penipuan. Oknum dokter menipu korban dari hasil reaktif menjadi nonreaktif. Jadi dia (oknum dokter) yang mengubahnya dengan syarat membayar Rp1,4 juta. Korban pun menuruti, lalu mentransfer uang yang diminta melalui e-banking. Cerita si korban ya dia mengaku dengan memperlihatkan bukti-bukti," Yusri menambahkan.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpopuler