Di Jabodetabek, Terdapat 172 Pintu KA Liar

Perlintasan kereta api ilegal.
Sumber :
  • Antara/ Saptono

VIVAnews - Kepala Humas Daerah Operasi I PT KA, Mateta Rijalulhaq, menyatakan bahwa di Jabodetabek saat ini terdapat 639 perlintasan kereta. Dari jumlah itu, 164 perlintasan terjaga, 303 perlintasan tidak terjaga, dan 172 merupakan perlintasan liar.

Berdasarkan Undang-undang No 22 tahun 2009 tentang  Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, kata Mateta, lalu lintas kereta api harus didahulukan daripada kendaraan lain. “Baik itu di pintu yang terjaga maupun yang tidak terjaga. Apalagi di perlintasan liar kereta api harus didahulukan,” katanya Jumat, 27 Agustus 2010.

Dengan mendahulukan perjalanan kereta, kata Mateta, hal itu dapat menekan kasus kecelakaan lalu lintas yang kerap kali terjadi pintu-pintu perlintasan kereta api.

Pernyataan Mateta ini terkait dengan kecelakaan tragis yang menewaskan pengendara sepeda motor Yamaha Nuvo B 6695 UIC bernama Suyanto, 27 tahun, dan Yatno, 20 tahun, luka parah ditabrak kereta api ekspres Tangerang-Kota di perlintasan kereta Green Garden RT 05/08, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis, 26 Agustus 2010 lalu.

Kasus kecelakaan di pintu perlintasan Jakarta Barat telah membuat Walikota Jakarta Barat, Burhanuddin, prihatin. Agar tidak terulang lagi, ia minta PT KA menanganinya masalah pintu perlintasan.

"Untuk wilayah kelurahan yang terdapat perlintasan kereta saya minta agar lintasan itu didata," kata Burhanuddin baru-baru ini.

Laporan :  Arnes Ritonga