Ini Pemicu Tersangka Bunuh 'Gadis Dicangkul'

Kamar mess tempat Eno Fariha ditemukan tewas
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Anissa Maulida

VIVA.co.id – Eno Parihah (18), karyawati pabrik plastik, ditemukan tewas di kamar mes pabrik di Desa Jatimulya, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang. Korban dibunuh diduga lantaran pacarnya, IH alias bogel, sakit hati karena korban telah dijodohkan dengan laki-laki pilihan ibunya.
 
“Memang adanya unsur perjodohan korban itu menjadi pemicu,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) dari Polres Metro Tangerang, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Sutarmo, ketika ditemui di kantornya, Senin 16 Mei 2016. 

Sebelum kejadian itu, kata Sutarmo, korban mengatakan kepada pacarnya bahwa dia akan dijodohkan. Karena itu, IH menghubungi korban lewat pesan singkat (SMS) di telepon seluler untuk bertemu yang terakhir kali. 

“Karena itu saat IH datang ke mes, korban membukakan pintu untuknya. IH juga sempat minta untuk berhubungan badan, tapi ditolak oleh korban,” katanya.

Kemudian, IH marah dan pergi keluar mes. Dia lantas bertemu dengan RA dan MA. Keduanya mengajak IH untuk memperkosa korban. “Sudah perkosa saja, dia enggak bakal jadi pacar kamu lagi kok,” kata Sutarmo menirukan ucapan pelaku.

Selanjutnya, ketiganya bersama-sama masuk ke kamar mes korban dan melakukan pembunuhan. Tersangka RA yang menancapkan gagang cangkul ke tubuh korban.

RA mengambil cangkul itu di pojok luar kamar mes korban. Cangkul tersebut biasa digunakan untuk pembangunan atau renovasi mes.

 “Itu pemeriksaan pelaku yang kita dapat dari hasil prarekonstruksi ketiga kali dan olah TKP (tempat kejadian perkara) empat kali,” kata Sutarmo.

Untuk penyebab pasti kematian korban, Sutarmo mengemukakan, pihaknya belum memastikan apakah disebabkan oleh tindakan kekerasan dengan gagang cangkul tersebut atau hal lain. “Kita masih menunggu hasil visum,” ujarnya. 

(ren)