Perampokan Sadis di SPBU Daan Mogot Dianggap Modus Lama

Ilustrasi aksi penembakan.
Sumber :
  • ANTARA/Andika Wahyu

VIVA.co.id – Polisi menduga perampokan sadis menewaskan korban yang terjadi di SPBU Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat merupakan modus lama yang kerap dilakukan penjahat. Korban yang menjadi sasaran adalah nasabah yang baru mengambil uang.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Polisi Rikwanto, mengungkapkan modusnya dengan mengikuti dan menandai korban sejak keluar dari bank.

"Modusnya dari tahun ke tahun hampir mirip, yaitu mengikuti, mendandai sejak dari bank. Dia mengambil terutama kemudian menandai mobilnya. Kemudian mengakali mobilnya dengan menandai paku yang ada lobangnya, supaya diperkirakan dalam jarang tertentu dia akan kempes. Waktu kempes itulah pemiliknya turun dan dilakukan pencurian dan kekerasan. Yang dilakukan di Daan Mogot seperti itu," kata Rikwanto di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu 10 Juni 2017.

Kejahatan itu, yang menewaskan korban Davidson Tantono (30 tahun) memang kerap dilancarkan penjahat menjelang Hari Raya Idul Fitri. Pihaknya, kata dia, sangat menyayangkan hal itu dan berjanji akan segera meringkus pelaku perampokan.

"Memang, menjelang Idul Fitri, ada kejahatan-kejahatan yang biasa terjadi. Kejahatan khas itu seperti pencurian dan kekerasan. Artinya ada perampokan terhadap lalu lintas uang. Kita ketahui bersama menjelang lebaran ini banyak uang beredar baik untuk keluarga maupun membayar karyawan," ujar dia.

Pengawalan Gratis

Dia pun meminta masyarakat agar bisa berkoordinasi dengan kepolisian untuk meminta pengawalan bila akan melakukan transaksi uang menjelang Idul Fitri. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya kejadian di Daan Mogot.

Masyarakat tak perlu cemas dengan biaya pengawalan itu. Karena, pengawalan diberikan secara cuma-cuma atau gratis.

"Kami berikan pengawalan cuma-cuma, gratis. Bisa dari Polsek, Polres atau Polda. Silakan hubungi nomor kepolisian setempat, minta pengawalan sampai tuntas dan tidak ada biaya apapun untuk itu. Jangan beranggapan biasanya aman atau biasanya tak ada apa-apa. Anda sedang dalam incaran mereka," tuturnya.

Korban tewas setelah kepalanya ditembak di SPBU 34-11712 Jalan Daan Mogot, KM 12, Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat 9 Juni 2017. Davidson merupakan warga Kota Tangerang, Banten.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, mengungkapkan korban ditembak perampok usai mengambil uang tunai di sebuah bank yang berada tak jauh dari lokasi penembakan.

"Korban kemudian ke SPBU bermaksud isi angin, bukan isi bensin," kata Argo di Markas Polda Metro Jaya, Jumat, 9 Juni 2017. (ren)