Alasan Pemotor Nekat Pertaruhkan Nyawa di Flyover Casablanca

Pemotor yang nekat lawan arah di JLNT Casablanca.
Sumber :
  • Repro Twitter

VIVA.co.id –  Meski sudah ada korban jiwa terjatuh jalan layang alias flyover Casablanca, Jakarta Selatan, akibat nekat melintas di ruas jalan khusus mobil itu, tapi masih saja ada pemotor nekat melintas. 

Lalu apa sebenarnya yang memicu pemotor nekat melintas di jalan penghubung Kampung Melayu-Tanah Abang ini?

Menurut Rahmat, salah satu pemotor yang berprofesi sebagai pengendara ojek online, salah satu alasan pemotor nekat melintas di ruas jalan sepanjang tujuh kilometer itu, ialah untuk menghindari kemacetan di ruas jalan utama.

"Sudah tahu (dilarang). Tapi kalau macet di bawah lebih cepat lewat jalan layang," kata Rahmat, Rabu 26 Juli 2017.

Rahmat menuturkan, sebenarnya pemotor sangat sadar, nyawa dipertaruhkan ketika melintas di flyover ini, apalagi ketika melintas di atas flyover, angin dirasakan berhembus sangat kencang. 

Bahkan, pemotor juga tak kapok walaupun setiap hari polisi menggelar operasi di ujung flyover. Malahan, kata Rahmat, jika ada operasi kepolisian, pemotor semakin nekat dan tak peduli pada keselamatan. Mereka nekat melaju di jalan itu dengan cara melawan arah agar tidak ditilang. 

"Ya bahaya, tapi mau bagaimana lagi. Kalau ditilang dendanya besar," katanya.

Hal yang sama juga diungkapkan pemotor bernama Supriadi. Da juga mengaku pernah melintasi jalan layang yang diresmikan pada tahun 2013 ini. Namun, menanggapi penindakan polisi dalam beberapa hari ini, ia meminta polisi lebih mengedepankan pencegahan daripada penindakan.

"Kadang pas masuk tidak ada polisi. Tapi di ujung sudah ada. Ini kan seperti dijebak. Makanya orang nekat pada putar balik dan lawan arah. Coba kalau di depan masuk sudah ada polisi orang juga tidak berani masuk," ujarnya.

Lihat video di bawah atau klik ini: