Kapolda Jatim Puji Bripka Yulianto Hadang DPO Narkoba

Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin menjenguk Bripka Yulianto
Sumber :
  • Nur Faishal/Surabaya

VIVA – Aksi kejar-kejaran antara mobil Toyota Vios L 1555 QO yang dikemudikan buronan kasus narkotika, Ifron Muchtarom, dengan aparat Kepolisian di Kota Surabaya, Jawa Timur, pada Kamis sore, 15 Februari 2018, terekam kamera pemantau jalan raya atau CCTV. Termasuk saat sedan hitam itu menabrak anggota polisi.

Dalam rekaman CCTV milik Dinas Perhubungan Kota Surabaya yang terpasang di perempatan Jalan Gemblongan Siola terlihat, mobil tersangka melaju dari arah Jalan Sikatan dengan kecepatan tinggi. Kala itu, penunjuk waktu bertuliskan pukul 15.20 WIB, jam padat-padatnya kendaraan.

Kala itu, lampu lalu lintas di Jalan Raya Gemblongan Siola menuju arah Jalan Tunjungan tengah merah. Di lajur tengah banyak kendaraan berhenti. Hanya di lajur paling kiri yang lowong, dikhususkan bagi kendaraan yang akan berbelok menuju arah Gentengkali. Itu pun banyak kendaraan roda dua yang berhenti menunggu lampu hijau.

Tak sampai satu menit setelah lampu merah menyala, mobil tersangka melaju kencang di lajur khusus sepeda motor. Mobil tersebut terlihat tak terkendali dan menabrak sepeda motor yang ditunggangi anggota polisi. Mobil tak berhenti hingga polisi yang jadi korban terseret dan nyaris terlindas.

Anggota polisi yang jadi korban adalah Brigadir Kepala Yulianto. Adapun pengemudi mobil itu, Ifron Muchrarom, ternyata tersangka kasus narkotika yang diusut Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Simokerto. Dia melajukan mobilnya karena panik dikejar hendak ditangkap. Tapi kini tersangka sudah ditahan.

Pada Jumat, 16 Februari 2018, Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur, Inspektur Jenderal Polisi Machfud Arifin, dan Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya, Komisaris Besar Polisi Rudi Setiawan, menjenguk Bripka Yulianto di RS Bhayangkara. Ia masih dirawat.

Kapolda Machfud mengatakan, bahwa kondisi korban mulai membaik dan Sabtu besok, 17 Februari 2018, kemungkinan bisa pulang dan bertugas kembali. Machfud mengaku akan menyiapkan apresiasi kepada Bripka Yulianto. "Pasti akan diberikan reward," ujarnya.

Kapolda juga mengapresiasi keberanian Bripka Yulianto yang menghadang mobil pelaku meski ada risiko yang akan dihadapi. "Tindakan luar biasa yang kamu lakukan, terima kasih ya," kata Machfud. (mus)