Wiranto Sebut akan Hormat ke Prabowo Bila Pendukungnya Patuh

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto.
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

VIVA – Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto berharap seruan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto untuk menghindari kekerasan dan taat hukum bisa didengar oleh para pendukungnya. Pernyataan ini muncul dari video yang dirilis Menko Polhukam, Jumat 24 Mei 2019.

"Kalau itu dilaksanakan, saya hormat betul kepada Beliau," kata Wiranto dalam video tersebut.

Dalam video yang diambil beberapa saat sebelum sahur itu, Wiranto nampak tengah berbincang dengan sejumlah orang di sebuah meja panjang. 

"Tentu kita mengharapkan bahwa para pengikut Beliau mematuhi apa yang diinstruksikan Pak Prabowo. Karena itu akan membangun suatu suasana yang damai suasana tenang terutama di bulan suci Ramadan agar para pemeluk agama Islam yang sekarang melaksanakan ibadah puasa dapat melaksanakannya dengan baik," kata dia.

Mantan Panglima ABRi ini sepakat dengan pernyataan Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono, yang menyebut bahwa nama Prabowo bisa tercatat secara baik dalam sejarah demokrasi Indonesia. Meski begitu Wiranto menegaskan jika ternyata masih ada pendukungnya yang berniat melakukan aksi anarkis, maka yang paling bertanggung jawab untuk menghentikannya adalah Prabowo sendiri.

"Kita lihat nanti kalau seandainya masih ada niatan dari para pendukungnya, pengikutnya untuk melakukan aksi-aksi yang anarkis, seperti yang terjadi kemarin itu, yang paling bertanggung jawab untuk menghentikan itu hanya sang pemimpin pak Prabowo sendiri," kata dia lagi.

Atas dasar itu purnawirawan jenderal TNI bintang empat ini berharap para pendukung Prabowo mematuhi apa yang disampaikan oleh Prabowo.

"Mari kita doakan kepada Allah SWT agar yang terjadi adalah yang terbaik untuk bangsa Indonesia. Itu kita harapkan semua," kata Menko Polhukam.