Aduh, Banyak Warga Berswafoto di Lokasi Kebakaran Pabrik Mancis

Dua wanita berswafoto dengan latar belakang bangunan pabrik korek api gas (mancis) yang hangus terbakar, di Desa Sambirejo, Langkat, Sumatera Utara, Minggu, 23 Juni 2019.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi

VIVA – Kurangnya rasa kepedulian dan empati dari masyarakat masih saja terjadi terhadap korban bencana. Hal ini juga terjadi di lokasi kebakaran pabrik korek api gas (mancis) yang menewaskan 30 orang di Desa Sambirejo, Langkat, Sumatera Utara.

Hingga Minggu siang, 23 Juni 2019 atau hari ketiga paksa terjadinya bencana, tidak sedikit warga yang datang ke lokasi kebakaran. Mereka tak hanya penasaran untuk melihat lokasi musibah yang menewaskan puluhan orang itu. Warga yang datang juga terlihat berswafoto di lokasi.

Seperti dalam foto yang diterbitkan antarafoto.com. Terlihat dua wanita berswafoto dengan latar belakang bangunan pabrik korek api gas yang hangus terbakar. Dengan gaya yang ceria, mereka berpose dengan background puing bangunan pabrik yang terbakar.

Menurut Psikolog yang juga Ketua Ikatan Psikologi Klinis, Dr. Indria Laksmi Gamayanti, M.Si, masalah ini terjadi karena kurangnya rasa kepedulian dan empati masyarakat terhadap korban bencana. Melakukan selfie dengan latar belakang lokasi bencana menunjukkan sikap yang kurang bijak.

"Tetapi sikap-sikap yang dimunculkan menjadi kurang pas. Karena euforia dengan media sosial. Kalau saya melihat kekurangpekaan dalam memanfaatkan media sosial, jadi empati yang terbangun menjadi kurang tepat," kata Gamayanti.