Prajurit TNI Berhasil Buka Akses ke Lautan Pasir Gunung Bromo

Prajurit TNI dari Kodim 0819/Pasuruan di lokasi longsor.
Sumber :
  • Istimewa Kodim 0819/Pasuruan

VIVA – Prajurit Tentara Nasional Indonesia dari Komando Distrik Militer 0819/Pasuruan, Jawa Timur, berusaha membuka akses jalan utama menuju lautan pasir Gunung Bromo yang terputus akibat bencana longsor.

Prajurit TNI mulai dikerahkan ke lokasi longsor yang berada di wilayah Pakis Bincil, Desa Wonokriti, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, setelah Komandan Kodim 0819/Pasuruan, Letnan Kolonel Arh Burhan Fajari Arfian mendapatkan laporan tentang bencana tersebut.

"Setelah mendapat laporan langsung memerintahkan seluruh jajaran Koramil 0819-16/Puspo membantu masyarakat," kata Letkol Burhan dalam keterangan resminya kepada VIVA.co.id, Kamis 13 Februari 2020.

Bencana longsor terjadi Rabu 12 Februari 2020, tebing setinggi 20 meter yang berada di lokasi ambrol setelah diterpa hujan. Akibat bencana itu material tebing menutupi sebagian ruas jalan.

Proses penanggulangan bencana longsor ini tidaklah mudah, sebab sebagian besar material longsor berupa bebatuan besar dengan bobot yang luar biasa.

Ditambahkan alat berat yang dikerahkan pemerintah daerah setempat tak bisa datang dalam waktu cepat ke lokasi. Akibatnya prajurit TNI dan masyarakat harus memindahkan material longsor dengan cara manual dan peralatan seadanya.

"Danramil Puspo, Kapten Inf Nicolas Jim langsung berkoordinasi dengan Muspika, pihak kecamatan, Polsek dan BPBD serta TNBTS agar segera mendatangkan alat berat guna menggeser tumpukan bebatuan dan tanah yang menghalangi jalan," ujar Letkol Burhan.

Namun, meski harus berjibaku menggeser bebatuan besar dengan cara manual akhirnya prajurit TNI dan masyarakat bisa membuka akses jalan utama menuju kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru tersebut.

Apalagi alat berat akhirnya juga bisa tiba di lokasi sehingga mempercepat proses penanggulangan bencana longsor. Sampai saat ini prajurit TNI masih melakukan pembersihan agar jalan utama itu bisa segera dilalui.

Apalagi alat berat akhirnya juga bisa tiba di lokasi sehingga mempercepat proses penanggulangan bencana longsor. Sampai saat ini prajurit TNI masih melakukan pembersihan agar jalan utama itu bisa segera dilalui.

Baca: TNI AD Buka Lowongan, Hasil Tes Jasmani dan Renang Tak Lagi Rumit