Korban Meninggal akibat Longsor Tana Toraja Capai 18 Orang

Ilustrasi titik rawan longsor.
Sumber :
  • VIVAnews/Zahrul Darmawan

Jakarta - Sebanyak 18 orang meninggal dunia imbas bencana tanah longsor yang melanda Desa Lembang Randan Batu di Kecamatan Makale Selatan dan Kelurahan Manggau di Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan.

Lima Korban Longsor di Pegunungan Arfak Ditemukan, Hanya Seorang yang Selamat

Berdasarkan data dari Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merinci jumlah korban jiwa di Kecamatan Makale antara lain sebanyak 14 orang meninggal dunia dan dua orang dilaporkan hilang.

Sementara itu, di Kecamatan Makale Selatan jumlah korban meninggal bertambah menjadi empat orang. Angka tersebut didapatkan setelah satu warga yang sebelumnya dilaporkan hilang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Korban Tertimbun Longsor di Papua Nugini Bertambah Jadi 2.000 Orang

"Sementara BPBD Tana Toraja mencatat kerugian materil yang disebabkan oleh longsor ini antara lain enam unit rumah di Kecamatan Makale dan satu unit rumah di Kecamatan Makale Selatan tertimbun material longsor," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangannya, dikutip Senin, 15 April 2024.

Ayahanda Meninggal Dunia, Via Vallen: Duniaku Rasanya Runtuh

Ilustrasi evakuasi korban tanah longsor.

Photo :
  • VIVA/Adi Suparman

Abdul melanjutkan, BNPB telah mendirikan posko darurat sementara di gedung gereja setempat. Sedikitnya 77 warga yang selamat untuk sementara dievakuasi ke gedung gereja ini. 

Dapur umum pun didirikan untuk memenuhi kebutuhan makanan bagi warga dan tim evakuasi longsor.

Sementara itu, kata Abdul operasi pencarian dan pertolongan sementara ini dihentikan demi keamanan. Hal itu dilakukan lantaran faktor cuaca dan adanya potensi longsor susulan di lokasi terdampak.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya