Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Jumat, 20 Maret 2020 | 15:06 WIB

Ditanya Soal Masjid Ditutup, UAS: Lebih Baik Kita Saling Menjaga

Team VIVA »
Rochimawati
Ahmad Farhan Faris
Foto :
  • vstory
Corona Virus

VIVA – Ustaz Abdul Somad (UAS) mengimbau masyarakat harus saling menjaga dan tidak berkumpul ke tempat keramaian.

Imbauan UAS terkait banyak yang risau kenapa masjid ditutup untuk mencegah penyebaran virus corona atau COVID-19 tapi pusat perbelanjaan atau mal, bioskop dan bandara tidak ditutup.

Baca Juga

"Ada sebagian orang risau kenapa masjid ditutup, kenapa mal tidak. Kenapa masjid ditutup, kenapa airport tidak. Kenapa masjid ditutup, kenapa bioskop tidak. Itu tidak serta merta lalu kita berkata, kalau begitu masjid jangan ditutup. Jadi yang tepat itu bukan begitu, tidak berkerumun di masjid, juga tidak berkerumun di mal," kata UAS seperti dikutip dari instagram, Jumat 20 Maret 2020.

Menurut dia, jangan sampai ketika ditanya kenapa tidak salat Jumat karena takut tersebar virus tapi malah pergi ke mal atau bioskop, atau orang asing yang tidak steril dibiarkan masuk.

Terpopuler

"Nah, ini tidak benar. Oleh sebab itu, kita saling menjaga," ujarnya.

Sebagai orang awam, UAS percaya kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan ikut ulama-ulama di Al-Azhar Mesir yang sudah memutuskan tentang gugurnya salat Jumat.

"Perlu kita pahami, bahwa korban akibat corona di Mesir jauh di bawah Indonesia. Oleh sebab itu, Mesir saja langkahnya begitu, apalagi kita," ujar UAS.

Diketahui, Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta Nasaruddin Umar mengimbau kepada seluruh umat Islam terutama yang berada di dalam wilayah yang sangat banyak permasalahan virus corona COVID-19 yang berkembang tidak melakukan pertemuan dan salat jumat berjemaah.

Hal ini berdasarkan adanya Fatwa Majelis Ulama Indonesia yang menyebutkan, masyarakat tidak melakukan pertemuan salat berjemaah termasuk di dalamnya adalah salat Jumat yang termasuk juga salat berjemaah subuh, dzuhur, ashar, maghrib dan isya.

"Kalau misalnya mau melakukan salat berjemaah karena mungkin di daerahnya dianggap masih aman, maka kita perlu memperhatikan imbauan jaga jarak antara satu orang dengan orang lain itu sekitar dua meter," katanya.

Begitu juga ia terapkan di Masjid Istiqlal Jakarta dengan tidak menggelar salat Jumat selama dua pekan untuk tujuan menghindari diri dari virus corona COVID-19. Karena, berdasarkan penjelasan para medis bahwa satu kali bersin maka dalam jarak dua menit akan terjangkit dalam radius yang cukup luas.

"Nah kita sangat dianjurkan mencegah kemudharatan itu lebih penting daripada mengejar manfaat," katanya.

Virus Corona berdampak ke segala arah, termasuk Masjid Istiqlal yang jadi sepi jemaah. Lihat dalam video di bawah ini:

Topik Terkait
Terbaru