Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Kini KPK Bidik Dugaan Cuci Uang Nurhadi yang Lihai

Kamis, 4 Juni 2020 | 15:09 WIB
Oleh :
Foto :
  • ANTARA FOTO/Rosa Panggabean
Mantan Sekretaris Mahkamah Agung, Nurhadi.

VIVA – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menyebut pihaknya akan mengembangkan kasus suap dan gratifikasi yang menjerat mantan Sekretaris MA Nurhadi. Pengembangan tersebut mengenai dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

"Yang pasti sekarang perkara pokoknya adalah Nurhadi menerima pemberian hadiah atau janji berupa uang. Itu yang pertama. Yang kedua kita akan kembangkan apakah itu juga termasuk dengan tindak pidana pencucian uang. Saya kira itu," kata Firli di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis, 4 Juni 2020.

Baca Juga

Firli mengklaim, tim penyidik sudah memiliki banyak informasi maupun barang bukti yang menguatkan tindak pidana yang dilakukan Nurhadi. Firli menegaskan, apabila ditemukan dugaan Nurhadi menyamarkan uang dari hasil korupsinya maka penyidik akan menjeratnya dengan TPPU.

"Tentu kami tidak akan pernah meniadakan, atau tidak pernah meninggalkan seluruh informasi, itu kita tampung termasuk juga nanti kalau memang ada keterangan, ada bukti terkait dengan hal-hal lain tindak pidana lain, tentu kita kembangkan," kata Firli.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpopuler