ABG Kepergok Kumpul Kebo di Kamar Kos, Satu Tak Pakai Busana

Remaja ABG terjaring razia sedang asik kumpul kebo di kamar kost
Sumber :
  • tvOne/Muhammad Noer

VIVA – Lima orang muda-mudi masih dibawah umur terjaring razia saat diduga tengah asik kumpul kebo di siang hari bulan Ramadhan, Selasa, 27 April 2021. Para ABG yang diamankan itu terdiri dari tiga pria berinisial SR, SP dan MM, serta dua perempuan yang masing-masing berinsial MD dan SN.

Mereka diamankan dari sebuah rumah kos elite di Jalan Baiturahman, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar.

Saat digerebek aparat Kepolisian, kamar kost yang ditempati tiga pria dan dua perempuan itu dalam kondisi berantakan, salah satunya ada yang tidak memakai busana. 

Penggerebekan tersebut berawal dari laporan masyarakat dan penghuni kost yang resah dengan keberadaan para ABG tersebut. Para penghuni resah karena kamar kost yang disewa itu dimasuki beberapa pria dan wanita.

"Ada laporan masyarakat bahwa ada beberapa anak dibawah umur menginap di kamar 23-24 kalau tidak salah, setelah diperiksa hanya satu kamar tersisih dan didalamnya ada beberapa anak ABG gabungan cowok-cewek pas dibuka sama Pak RT tadi itu ya sudah dalam keadaan semrawut lah, ada yang satu tanpa busana," kata Bhabinkamtibmas Paropo, Bripka Syahrifuddin saat dikonfirmasi, Selasa, 27 April 2021.

Saat tertangkap basah di dalam kamar, seorang perempuan yang ikut terjaring menangis dan meminta agar tidak dibawa ke kantor polisi. Para ABG itu beralasan kumpul di kamar kost tersebut karena baru saja merayakan pesta ulang tahun temannya dan menginap bersama dalam satu kamar.

"Diperkirakan sudah satu malam disini, awalnya dia bilang acara ulang tahun temannya tapi yang ulang tahun itu temannya sudah tidak ada di situ," ujarnya.

Polisi memastikan para ABG yang terjaring ini tidak memiliki hubungan spesial alias berpacaran. Namun demikian, polisi menemukan barang bukti tes pack atau alat tes kehamilan dari tas salah satu perempuan yang diamankan. 

"Iya diperkirakan begitu (kumpul kebo) karena di dalam kamar ada dua perempuan tiga laki-laki," imbuhnya.

Guna proses pemeriksaan lebih lanjut, pasangan muda-mudi ini selanjutnya digiring ke Mako Polsekta Panakkukang. Polisi akan memanggil orang tua para remaja tersebut untuk menjelaskan kasus yang menjerat anak-anak mereka.

Laporan: Muhammad Noer/tvOne Makassar