Pecatan TNI Anggota KKB Meninggal di RS Bhayangkara Jayapura

Rumah warga di Yahukimo, Papua dibakar pelaku diduga dari KKB.
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Aman Hasibuan (Papua)

VIVA – Anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang terlibat sejumlah teror berdarah di Dekai, Ibu kota Kabupaten Yahukimo, Senaf Soll alias Ananias Yaluka, meninggal di RS Bhayangkara, Jayapura, Papua, pada Minggu malam, 26 September 2021.

"Memang benar ada laporan tentang meninggalnya Senaf Soll di RS Bhayangkara dan belum diketahui akan dimakamkan di mana. Polres Yahukimo yang menanganinya,” kata Direktur Kriminal Umum Polda Papua Kombes Faizal Rahmadani, dilansir dari ANTARA, Senin pagi.

Data yang dihimpun mengungkap salah satu pimpinan KKB di Dekai meninggal Minggu malam sekitar pukul 22.30 WIT, setelah sempat dirawat di ICU dan jenazahnya masih berada di RS Bhayangkara.

Senaf Soll yang merupakan mantan anggota TNI AD yang ditangkap oleh Satuan Tugas Penegakan Hukum Nemangkawi di markas KNPB di Dekai pada 1 September.

Senaf Soll dipecat dari TNI pada tahun 2019 sesuai Putusan Mahkamah Militer III Jayapura terkait jual beli amunisi dan senjata api di Kabupaten Mimika. Sebelum dipecat, ia bertugas di Yonif 754/ENK dengan pangkat prajurit dua.

Kasus yang melibatkan Senaf Soll, antara lain pembakaran gerai ATM Bank BRI pada 2019, pembunuhan terhadap Staf Komisi Pemilihan Umum (KPU) bernama Hendry Jovinsky, dan pembunuhan warga sipil bernama Muhammad Toyib.

Kelompok Senaf Soll juga diketahui pernah melakukan sejumlah penganiayaan yang mengakibatkan tewasnya aparat, misalnya, penganiayaan terhadap dua anggota Yonif Linud 432/Kostrad. (ant)