Lampion Macan Tanda Keberuntukan Imlek 2022 di Balai Kota Solo Roboh

Lampion Macan Air.
Sumber :
  • Fajar Sodiq/VIVA.

VIVA – Lampion berbentuk Shio Macan Air yang terpasang di halaman Balai Kota Solo roboh diterjang hujan dan angin pada Selasa, 1 Februari 2022. Padahal lampion tersebut menjadi spot foto maupun swafoto favorit pengunjung yang menikmati lampion Imlek di kawasan Balai Kota Solo-Pasar Gede Solo.

Lampion yang menjadi lambang Shio Tahun Baru Imlek tahun ini mulai dipasang di depan Balai Kota Solo sejak Sabtu malam, 22 Januari 2022. Pemasangan shio itu dilakukan setelah selesai pemasangan lampion di kawasan Pasar Gede Solo dan di atas Jembatan Kali Pepe.

Sedangkan Panitia Imlek Bersama 2022 Solo mulai menyalakan lampu lampion Macan Air itu pada Minggu malam lalu. Kemudian lampion-lampion lainnya jumlahnya sekitar 1.000 buah itu mulai uji coba dinyalakan pada malam sebelumnya.

Bahkan, lampion shio yang dipasang di depan Balai Kota Solo itu merupakan tempat primadona foto pengunjung kala menikmati suasana Imlek di kawasan tersebut hingga Pasar Gede. Tak hanya malam pergantian Tahun Baru Imlek, siangnya pun lampion itu tetap ramai pengunjung.

Kerumunan warga di lampion imlek, Solo, Jateng.

Photo :
  • VIVA.co.id/ Fajar Sodiq (Solo)

Sebagai informasi, hujan mulai turun sekitar 13.45 WIB di Solo, kemarin. Sekitar 30 menit kemudian lampion tersebut roboh. Besi penyangga di bagian belakang backdrop lampion itu terangkat ke atas. 

Sedangkan bagian ornamen hiasan di bagian atas dan samping lampion rusak dan hancur. Namun untuk lampion shio masih terlihat utuh.

Salah satu saksi mata, Subarno mengatakan bahwa hujan deras dan angin kencang menjadi penyeban robohnya lampion shio macan. Bagian lampion yang awalnya roboh itu bagian selatan yang kemudian merembet ke bagian tengah.

“Ya saat hujan dan angin. tiba-tiba bruk roboh,” kata dia yang berjualan siomay tak jauh dari lampion shio macan air di depan Balai Kota Solo itu, Selasa 1 Februari 2022.

Saat roboh, lanjut Subarno, tidak ada warga yang berdiri di sekitar lampion itu. Sebab, pengunjung yang awalnya ramai di sekitar lampion itu langsung berteduh di Pendhapi Balai Kota Solo.

“Tidak ada korban jiwa karena sat itu hujan deras jadi sepi,” ujarnya.

{{socmed_id:89273}