Pub di Lombok Terbakar, Penari Berlarian

Pub dan Karaoke Metzo di kawasan wisata Lombok Barat, NTB, terbakar.
Sumber :
  • Kusnandar

VIVA.co.id - Tempat hiburan malam pub dan karaoke Metzo di kawasan wisata Lombok Barat, NTB, terbakar, Rabu 2 Maret 2016. Meski tidak ada korban jiwa, akibat kobaran api yang lambat mendapatkan penanganan, hampir seluruh bangunan tempat hiburan itu hangus terbakar.

Saat kebakaran terjadi, seluruh pekerja dan partner song (PS) juga dancer yang berada di tempat itu berhamburan keluar dari gedung yang tertutup itu. Sementara itu, warga sekitar yang mengetahui kejadian, segera memberikan bantuan untuk mengeluarkan barang-barang berharga dari dalam ruangan yang dipenuhi asap panas.

Tempat hiburan malam yang cukup populer di Lombok ini terbakar sekitar pukul 12.42 Wita, siang tadi. Salah seorang saksi mata di lokasi kejadian Mahdalena, mengaku sempat mendengar suara ledakan dari sudut belakang Metzo.

Sebelum akhirnya melihat api menjalar ke beberapa bagian bangunan. Ia menduga kebakaran disebabkan oleh tabung gas yang meledak.

"Seperti ada suara ledakan, mungkin gas ya. Suaranya dari belakang, sepertinya dari dapur Metzo," ujarnya.

Mahdalena mengatakan, usai ledakan itu banyak orang keluar dari tempat hiburan tersebut. Mereka berlari menjauh dari bangunan seraya berteriak minta pertolongan kepada warga sekitar. Ia menyebutkan jika sebagian besar penghuni tempat hiburan itu kebanyakan wanita.

"Saya kebetulan lewat dan kaget karena suara ledakan itu. Beberapa saat banyak orang keluar dari sana, ada yang pakai handuk, ada yang tidak pakai baju, cuma selimut. Dan beberapa pria yang berteriak kebakaran. Api sudah mulai membesar saat itu," katanya.

Tiga unit pemadam kebakaran tiba setelah sekitar 45 menit api berkobar dan menghanguskan separuh bagian Metzo. Petugas kesulitan untuk memadamkan api karena struktur bangunan yang tertutup, sehingga hanya bisa menyemprotkan air melalui atas bangunan.

Water cannon milik Polda NTB juga dikerahkan untuk membantu menyemprotkan air dari arah yang berbeda. Sementara itu, pihak tempat hiburan seketika mengevakuasi para pekerjanya, dan membawanya menjauh dari lokasi kebakaran.

Akibat kebakaran ini, diprediksi kerugian mencapai ratusan juta rupiah, mengingat bangunan tersebut dipenuhi dengan alat-alat elektronik fasilitas pub dan karaoke.

Setelah satu jam api pun dapat dipadamkan, puluhan polisi diterjunkan untuk mengamankan area dari kerumunan orang yang datang. Garis polisi dibentangkan selama proses pemeriksaan dilakukan.