Enam Mahasiswa Stikes Flora Medan Selamat dari Longsor

Keluarga mahasiswa Stikes Flora, Medan, menunjukkan foto anggota keluarga mereka yang masih hilang dalam bencana longsor dan banjir bandang di Deli Serdang, pada Minggu, 15 Mei 2016.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Putra Nasution

VIVA.co.id - Sebanyak enam orang dari 15 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Flora Medan, Sumatera Utara, selamat dari bencana alam longsor dan banjir bandang di kawasan wisata Air Terjun Dua Warna, Kecamatan Sibolangit, Deli Serdang, pada Minggu, 15 Mei 2016.

Untuk korban yang selamat, Kampus langsung merujuk mahasiswa itu ke sejumlah rumah sakit di kota Medan untuk perawatan medis. Korban yang selamat setelah mendapatkan perawatan pertama di Posko SAR Sibolangit.

Melihat kondisi keenam mahasiswa tersebut membaik, mereka dipulangkan ke kampus di Jalan Rajawali, Medan, pada Senin siang, 15 Mei 2016. "Keenam korban selamat tiba kampus sekitar pukul 13.30 WIB tadi," ujar Wilda, seorang pengajar Stikes Flora saat berada di Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

Wilda menjelaskan bahwa setelah dipulangkan, keenam mahasiswa itu dirujuk ke Rumah Sakit Umum Bunda Thamrin di Medan. "Mereka mengalami luka ringan. Tapi kita tidak mau ambil risiko dan memberikan mereka perawatan," ujarnya.

Keluarga korban yang tewas terus mendatangi Rumah Sakit Bhayangkara untuk mencari informasi atas musibah itu. Dikabarkan 22 orang meninggal dunia. Sebanyak 17 jenazah ditemukan, sedangkan lima jenazah lagi masih dicari.

Nama-nama mahasiswa Stikes Flora yang menjadi korban dalam bencana itu:

1. Roki Romadona? (selamat)
2. Aswar Rangkuti (selamat)
3. Ahmad Hasan (selamat)
4. Roito Nasution (selamat)
5. Ahmad Rifai Parlaungan (selamat)
6. Julfi (selamat)
7. Dora Safitri (hilang)
8. Ningsih Trifila (hilang)
9. Wajahhajira (hilang)
10. Rizki Juliani ?(hilang)
11. Ade Riyana Sihombing (hilang)
12. Zulhamdi Sakti (hilang)
13. Ahmad Al Hakim (hilang)
14. Melida Sari (hilang)
15. Rafki (hilang)

(ren)