Mudik 2016, Pelabuhan Tanjung Emas Disulap Mirip Mal

Suasana Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, Jumat, 1 Juli 2016.
Sumber :
  • VIVA.co.id / Dwi Royanto (Semarang)

VIVA.co.id – Ada suasana berbeda di kawasan Pelabuhan Internasional Tanjung Emas Semarang, Jawa Tengah, pada arus mudik lebaran 2016. Pelabuhan itu kini telah berbenah menjadi lebih megah dan jauh dari kesan kumuh.

"Pelabuhan Tanjung Emas Semarang justru lebih terlihat layaknya sebuah mal yang fasilitasnya sangat lengkap. Tentu ini penting bagi pemudik agar terus merasa nyaman, " kata Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, yang meninjau langsung aktivitas pelabuhan, Jumat 1 Juli 2016.

Pada H-5 lebaran ini, lonjakan penumpang sudah terlihat dengan kedatangan kapal mudik gratis pertama yang mengangkut 1.579 pemudik dari Sampit, Kalimantan Tengah.

Ditemani General Manager Pelindo III Cabang Tanjung Emas, Tri Suhardi, Hendrar merasakan langsung berbagai fasilitas yang disiapkan pelabuhan untuk menyambut pemudik. Mulai dari fasilitas bagi penumpang difabel berupa akses jalan hingga toilet, lahan parkir pengantar dan penjemput, pemisahan jalur domestik dan internasional.

Pelabuhan juga menyediakan tempat bermain anak-anak, fasilitas kesehatan dan pos keamanan yang cukup lengkap.

Tak hanya itu. Pelabuhan Tanjung Emas juga dilengkapi pompa otomatis untuk menangani banjir air laut atau rob yang menjadi langganan kawasan tersebut. Di kawasan pelabuhan terdapat 20 pompa khusus dengan kemampuan menyedot air 500 liter per detik.

Pada arus mudik dan balik lebaran tahun ini, PT Pelindo III juga bekerja sama dengan DAMRI menyediakan enam unit bus untuk mengantar penumpang ke empat wilayah yakni Solo, Pemalang, Temanggung, Wonosobo, Pati.

Selain meninjau aktivitas pelabuhan Tanjung Emas, Hendrar juga memantau fasilitas umum lain, seperti Stasiun Poncol, Stasiun Tawang, serta Posko Terpadu Tugu Muda. Pada masing-masing titik pantau, ia bersama pejabat Pemerintah Kota Semarang juga membagikan sembilan bahan pokok (sembako).

(ren)