Menyimak Tafsir Nusron Wahid dan Mahfud MD Soal Pemimpin

Kepala Badan Nasional Perlindungan dan Penempatan Kerja, Nusron Wahid.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

VIVA.co.id – Perdebatan soal tafsir surat Al Maidah ayat 51 yang awalnya digunakan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok untuk tidak menjadi dasar warga memilih kepala daerah di Pilkada DKI 2017, masih berbuntut panjang.

Meski Ahok memang sudah menyatakan permohonan maaf atas kesalahannya menggunakan ayat suci Alquran tersebut. Namun pembahasan tafsir soal ayat Alquran tersebut tetap saja menjadi perbincangan hangat.

Seperti halnya yang kini sedang menjadi pembahasan di jejaring sosial salah satunya adalah di linimassa twitter. Dimana pendapat itu disampaikan oleh Nusron Wahid dan Mahfud MD.

Nusron Wahid, yang merupakan eks Ketua Tim Pemenangan Ahok-Djarot yang memegang kukuh pendapat tafsirnya soal ayat di surat Al Maidah 51 bahkan mencuitkan khusus penjelasannya soal tafsir ayat tersebut.

"Allah lah yang paling tahu makna dan kandungan yang paling benar dari suatu ayat Alquran. Adapun tafsir itu hanya kira-kira. Bukan mutlak. Makanya enggak usah bingung dan ribut kalau ada yang memaknai beda. Agama itu keyakinan. Ikut ulama sepuh atau MUI. Monggo kerso," tulis salah satu cuitan Nusron di akun Twitter miliknya.

Dan secara lengkapnya, pernyataan Nusron bisa dibaca di bawah ini.

Tak cuma Nusron. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD pun ikut bersuara soal tafsir ayat ini. Pernyataan Mahfud yang memiliki pengikut di Twitter mencapai 1,17 juta orang ini, pun menuai reaksi.

Berikut cuitan Mahfud MD, soal pendapatnya.