Kapal Pengangkut Puluhan TKI Ilegal Terbalik di Batam

Sejumlah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal yang bisa diselamatkan usai kapal mereka terbalik di perairan Nongsa Batam Kepulauan Riau, Rabu (2/11/2016)
Sumber :
  • VIVA.co.id/Berton Siregar

VIVA.co.id – Sebuah kapal yang mengangkut puluhan tenaga kerja ilegal asal Indonesia terbalik dihantam gelombang di perairan Nongsa, Batam Kepulauan Riau, Rabu, 2 November 2016. Akibat kejadian ini, puluhan TKI dikabarkan hanyut dan meninggal serta beberapa lainnya berhasil selamat.

Juraida, seorang penumpang yang selamat mengatakan, total TKI ilegal yang bertolak dari Pelabuhan Tanjung Malau, Johor Malaysia itu mencapai 98 orang, lima di antaranya adalah bayi.

Mereka berangkat menggunakan kapal yang terbuat dari fiber sekira pukul 03.00 waktu setempat. Kepulangan mereka lantaran puluhan TKI itu tidak memiliki paspor untuk masuk ke Malaysia.

"Kami semua tidak memiliki paspor, sebab berangkat dulu memang lewat belakanglah (ilegal)," ujar Juraida yang mengaku berasal dari Brandan Barat Sumatera Utara itu.

Andi, seorang TKI asal Lombok Nusa Tenggara Barat menambahkan, akibat kecelakaan itu ia mengaku telah melihat tiga mayat yang berhasil dievakuasi oleh polisi.

Andi meyakini masih banyak rekan mereka yang kini terapung di laut. "Di tengah laut masih banyak, anak anak aja tidak ada yang selamat," katanya.

Hingga kini, belum ada pernyataan dari Kepolisian setempat terkait insiden ini. Upaya evakuasi dan pendataan ulang jumlah korban yang selamat masih terus diperbaharui oleh Polda Riau. Untuk jenazah, kini telah diserahkan ke RS Polda Kepulauan Riau untuk diidentifikasi.

(mus)