Reaksi Gus Ipul Saat Terima SK Cagub Jatim dari PKB

Gus Ipul
Sumber :
  • lucky aditya ramadhan/VIVA

VIVA.co.id – Saifullah Yusuf alias Gus Ipul tak dapat menutupi raut kebahagiaannya setelah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) secara resmi mengusung dirinya sebagai calon gubernur pada Pilkada 2018 mendatang.

SK Calon Gubernur Jatim itu diterima Gus Ipul dari Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PKB Jatim, Abdul Halim Iskandar, di Ballroom Novotel Surabaya, Jawa Timur, Rabu, 10 Oktober 2017. Jajaran pengurus PKB Jatim dan seluruh cabang menyaksikan prosesi penyerahan SK bernomor 23947/DPP-03/VI/A.1/X/2017 itu.

Surat tersebut berisi tentang Penetapan Drs H Saifullah Yusuf sebagai Calon Gubernur Provinsi Jawa Timur dari Partai Kebangkitan Bangsa. Surat ditandatangani oleh Ketua Umum PKB, A Muhaimin Iskandar, di Jakarta pada 5 Oktober 2017.

“Mengesahkan Drs H Saifullah Yusuf sebagai calon Gubernur Provinsi Jawa Timur dari Partai Kebangkitan Bangsa pada Pemilihan Umum Kepala Daerah Provinsi Jawa Timur tahun 2018,” demikian bunyi putusan dalam SK tersebut.

Lalu bagaimana respons Gus Ipul setelah menerima SK dari DPP PKB tersebut? Di atas panggung, Gus Ipul terlihat sumringah kala menerima map berwarna hijau berisi SK tersebut dari Ketua PKB Jatim, Abdul Halim Iskandar.

“Ini formalitas saja, supaya (menjawab) mungkin ada yang bertanya-tanya, kok formalitasnya enggak ada,” katanya kepada wartawan.

Memang, sebelumnya banyak ‘rasan-rasan’ berseliweran mengenai kesungguhan PKB mengusung Gus Ipul. Tetapi keraguan sejumlah pihak itu terbantahkan dengan adanya SK tersebut. Sejak awal, lanjut Gus Ipul, PKB sudah berkomitmen mengusung dirinya.

“Kali ini adalah formalitas, artinya di atas kertas sudah tertulis (dirinya jadi Cagub Jatim dari PKB),” kata salah satu Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama itu.

Gus Ipul berharap dengan keluarnya SK tersebut, konsolidasi partai untuk memenangkan dirinya pada kontestasi Pilkada Jatim nanti bisa lebih maksimal. Ia berharap konsolidasi juga semakin enak dengan adanya keputusan resmi tersebut.

Ketua PKB Jatim, Abdul Halim Iskandar, mengatakan bahwa sebetulnya pengumuman SK Cagub Jatim itu rencananya disiarkan sehari setelah SK ditandatangani oleh DPP. Tetapi karena ada kegiatan lain di internal partai hal itu baru dilaksanakan hari ini.

Dia membantah keputusan mengumumkan SK pencalonan lebih awal dari jadwal serupa oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan pada 15 Oktober 2017 nanti sebagai respons politik atas ketidakjelasan PDIP berkoalisi dengan PKB.

Sejak awal, PKB memang melontarkan isu bahwa PDIP dipastikan berkoalisi di Pilgub Jatim 2018. “Sejak awal PKB memang mendahului,” katanya.