Spanduk Sembako Murah Pakai Foto Heru Budi, Legislator Sindir Ada Kampanye Dini

Dok. Istimewa
Sumber :
  • VIVA.co.id/Rahmat Fatahillah Ilham

Jakarta - Kemunculan spanduk sembako murah memakai foto Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono tengah jadi sorotan. Hal itu memantik respons dari sejumlah legislator di DPRD Jakarta.

Sekretaris Komisi B DPRD DKI Jakarta, Wa Ode Herlina heran dengan keberadaan spanduk sembako murah memakai foto Heru Budi Hartono. Dia duga hal itu dilakukan sebagai salah satu persiapan Heru untuk maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2024.

"Atau memang ini dalam rangka persiapan tanggal 27 September pendaftaran calon Gubernur," kata Wa Ode dalam di ruang rapat Komisi B DPRD, Jakarta Pusat, dikutip Kamis, 7 Maret 2024.

Wa Ode juga meminta kejelasan kepada Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Suharini Eliawati terkait regulasi khusus untuk memasang foto Heru Budi di spanduk sembako murah.

"Emang harus begitu ya? Ada perdanya? pergubnya? Ada instruksi presidennya?," kata dia.

Rapat paripurna DPRD DKI Jakarta

Photo :
  • VIVA/Rahmat Fatahillah Ilham

Dia mengatakan pembagian sembako murah ini juga sempat berpolemik lantaran dinilai mengandung muatan politik. Sebab, kantong sembako yang dipakai menggunakan warna biru muda dinilai jadi ciri khas salah satu Pasangan Calon Presiden-Calon Wakil Presiden (capres-cawapres).

"Apakah kalau ada spanduk seperti itu, spanduk sembako murah perlu ada gambar Pj Gubernur di situ? Memang itu diperintahkan dari sono apa gimana?" ungkap politikus PDI Perjuangan (PDIP) tersebut.

Pun, ia menyinggung waktu masa kampanye Pemilu 2024 yang sudah selesai sejak 10 Februari 2024.

"Kan udah abis kampanyenya. Artinya ini ya, kita tahu pilkada sebentar lagi, ini kan jadinya kampanye di awal waktu. Kampanye dini," katanya.

Namun, tudingan ini seperti terbantahkan karena hanya warna lainnya dalam penggunaan kantong.

Dalam kesempatan yang sama, anggota Komisi B Fraksi PKS Taufik Zoelkifli atau MTZ juga mempersoalkan foto Heru Budi yang ada di spanduk sembako murah. Ia menduga adanya upaya terselubung untuk kampanye awal.

"Artinya ini ya kita tahu pilkada sebentar lagi. Ini kan jadinya kampanye di awal waktu. Kampanye dini," ujarnya.