Sekjen PKS Taufik Ridho Mundur

Mantan Sekjen PKS Muhammad Taufik Ridho
Sumber :
  • ANTARA/Rosa Panggabean

VIVA.co.id – Taufik Ridho dikabarkan telah mengundurkan diri dari posisi Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Pengunduran itu dilakukan pada Senin, 8 Februari 2016 lalu.

Politikus PKS, Mahfudz Siddiq mengaku telah mendengar kabar itu. Ia telah mendapatkan informasi itu dari internal di DPP PKS, juga mengenai surat resminya. "Katanya, surat pengunduran dirinya sudah di Majelis Syuro," kata Mahfudz ketika dikonfirmasi, Selasa, 16 Februari 2016.

Ketua Komisi I DPR ini mengaku kaget mendengar kabar itu. Ia juga telah mencoba mengonfirmasi langsung ke Taufik. Namun, ia belum mendapatkan jawaban. "Coba konfirmasi Pak Ridho tidak bisa. Cuma teman-teman di DPP bilangnya betul," ujarnya menambahkan.

Sementara, Presiden PKS Shohibul Iman masih sulit untuk dikonfirmasi. Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari PKS terkait pengunduran diri ini.

Isu pengunduran diri Taufik Ridho dari jabatan Sekjen sudah ramai sejak pekan lalu, menyusul ramainya isu pemecatan Fahri Hamzah. Kabarnya, Fahri dipecat setelah menolak mundur dari jabatannya sebagai Wakil Ketua DPR.

Hari ini, beredar broadcast yang kabarnya merupakan pernyataan tertulis Taufik Ridho. Berikut bunyi pernyataan yang tersebar luas itu.

Assalamualaikum. Banyak pertanyaan yang ingin mengklarifikasi apakah benar saya telah mengundurkan diri sebagai sekjen, maka jawabannya adalah benar, Senin lalu, saya telah menulis surat ditujukan kepada Ketua MS yang isinya adalah pengunduran diri saya sebagai sekjen.

Selama saya menjabat mohon maaf atas segala interaksi yang mungkin menyinggung atau tidak mengenakkan perasaan. Sekali lagi mohon maaf selaku manusia dan semoga pengganti saya yang ditunjuk dapat lebih efektif dalam menjalankan tugasnya. Demikian klarifikasi saya.

VIVA.co.id sudah mencoba menghubungi Taufik Ridho melalui nomor ponselnya. Namun, Taufik tidak bersedia mengonfirmasi kebenaran kabar itu. Dia hanya menjawab sedang ada pertemuan penting kemudian menutup telepon.

(mus)