Gus Ipul Disebut 'Anak PDIP' yang Sempat Hilang

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Tudji Martudji (Surabaya)

VIVA.co.id – Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristyanto melontarkan candaan kepada Saifullah Yusuf, saat berbicara di Seminar Nasional "Kembali ke Pancasila" di Hotel Mercure, Surabaya, Selasa, 1 Maret 2016.

Hasto menyebut, Wagub Jawa Timur Saifullah Yusuf yang menjadi pemrakarsa seminar, diibaratkan sebagai 'anak PDIP yang sempat hilang'. Gus Ipul yang juga Ketua PBNU itu diharapkan benar-benar kembali ke pangkuan PDIP.

"Berarti kembalinya anak yang hilang. Ini karena tahun 1999, Gus Ipul pernah menjadi anggota DPR RI dari PDIP. Beliau itu senior saya di PDIP," ujarnya.

Hasto yakin, kembalinya Gus Ipul ke PDIP, spirit sosio religius, sosio nasionalisme, dan sosio kultural dapat diejawantahkan di Jawa Timur. Saat ditanya tas bergambar Gus Ipul yang beredar di arena seminar, Hasto memandangnya sebagai hal yang wajar.

"Apalagi sesuai pernyataan Ketum PBNU KH Said Aqil tadi kan menyebut Gus Ipul sebagai cagub ke depan yang didukung NU," katanya menambahkan.

Namun, soal Pilgub Jatim, Hasto mengaku belum berbicara ke arah sana. "Saat ini prioritasnya masih ke Pilgub DKI Jakarta," ujarnya.

Sementara, Gus Ipul mengaku masih jadi bagian dari PDIP. "Saya sama PDIP dalam satu frekuensi yang sama. Bahkan, komunikasi saya dengan Bu Mega, Mas Hasto dan kawan kawan PDIP lainnya juga terjalin baik. Kalau untuk Pilgub Jatim, semua partai terus saya dekati termasuk PDIP," kata Gus Ipul.

(mus)