Emron Klaim, 90 Persen 'Kubu Jakarta' Hadiri Muktamar Islah

Suasana Muktamar Islah di Jakarta, Jumat, 8 April 2016.
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Reza Fajri.

VIVA.co.id - Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan hasil Muktamar Bandung, Emron Pangkapi mengklaim, banyak pengikut Djan Faridz hadir dalam Muktamar Islah yang digelar di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur, Jumat, 8 April 2016.

Menurut perhitungannya, persentasenya mendekati 100 persen. "90 persen kepengurusan eks Muktamar Jakarta sudah masuk di sini," kata Emron saat ditemui di lokasi muktamar.

Untuk kepengurusan PPP DKI Jakarta, Emron menyebut tinggal ketuanya, Abraham Lunggana atau akrab disapa Haji Lulung, saja yang belum datang. Ia berharap, seluruh kubu Djan bersedia hadir demi persatuan partai.

"Kalau mencintai PPP dan ingin islah seharusnya bisa hadir. Ketua Majelis Syariah PPP (Kyai Maimun Zubair) saja sudah ada di sini," kata Emron.

PPP menggelar Muktamar ke-VIII, di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Jumat, 8 April 2016. Muktamar Islah itu dilaksanakan setelah pemerintah memberi waktu enam bulan setelah konflik dualisme kepengurusan yang melanda partai politik tersebut.

Rencananya, Presiden Joko Widodo akan menghadiri Muktamar tersebut. Namun, pelaksanaan Muktamar itu ditentang kubu Djan Faridz.

Ketua Umum PPP Muktamar Jakarta Djan Faridz mengemukakan, putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 601 K/Pdt.Sus-Parpol/2015 telah mengesahkan Muktamar Jakarta. Dengan demikian, ia menilai bahwa sengketa PPP sudah selesai dengan keluarnya putusan tersebut. Djan pun menyarankan Jokowi tidak menghadiri muktamar itu.

(mus)