Inter Milan Vs Sheriff Tiraspol, La Beneamata Masih Kurang Gahar

Pertandingan Inter Milan vs Sheriff Tiraspol
Sumber :
  • twitter.com/Inter_en

VIVA – Inter Milan mengamankan tiga angka saat menjamu Sheriff Tiraspol dalam pertandingan Grup D Liga Champions. Bermain di Giuseppe Meazza, Rabu dini hari WIB 20 Oktober 2021, La Beneamata unggul dengan skor 3-1.

Inter membuka keunggulan pada pertandingan ini di menit 34. Adalah Edin Dzeko yang berhasil membuka keran gol tuan rumah ke gawang Sheriff Tiraspol.

Di babak kedua, tim tamu coba memberi perlawanan. Upaya yang menemui hasil positif karena pada menit 52, Sebastien Thill berhasil menyamakan kedudukan jadi 1-1.

Inter memberi respons cepat. Selang enam menit kemudian, gelandang asal Chile, Arturo Vidal kembali membawa La Beneamata unggul.

Dan pada menit 67, kemenangan Inter atas Sheriff Tiraspol menjadi 3-1. Karena Stefan de Vrij berhasil mencatatkan namanya di papan skor.

Meski menang, tapi pelatih Inter, Simone Inzaghi masih kurang puas. Menurut dia, para pemain masih kurang gahar dan bisa mencetak gol lebih banyak lagi.

"Kami memainkan permainan yang telah disiapkan. Sheriff tiba di sini dengan membawa kemenangan atas Shakhtar dan Real Madrid," kata Inzaghi, dikutip dari Sky Sports.

"Kami tahu ini akan sulit, tapi kami tetap bersatu. Kami bisa meningkatkan lagi seharusnya. Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan," imbuhnya.

Inzaghi mengatakan, sejatinya Inter bisa mencetak lebih dari satu gol pada babak pertama. Di mana mereka punya banyak peluang, tapi penyelesaian akhir tak maksimal.

Jangan Bikin Kesalahan saat Melawan Sheriff

Inzhagi menyadari betul, Sheriff Tiraspol adalah tim yang bisa memberi kejutan. Dia berkaca dari pengalaman Shakhtar Donetsk dan Real Madrid yang harus gigit jari.

Gelang Inter Milan, Arturo Vidal mencetak gol ke gawang Sheriff Tiraspol

Photo :
  • twitter.com/Inter_en

Shakhtar berhasil dikalahkan dengan skor 2-0 saat melawat ke markas Sheriff Tiraspol. Sedangkan Madrid dipaksa menyerah 1-2 saat bermain di kandang sendiri.

Inzaghi mempelajari di mana kekuatan wakil Moldova tersebut. Dari sana dia mendeteksi bagaimana serangan balik dari Sheriff Tiraspol amat berbahaya.

"Ketika kami melawan klub seperti Sheriff yang bertahan lebih dalam, kami tidak bisa membuat kesalahan teknis," tuturnya.