Bek Timnas Prancis Tak Gentar dengan Ancaman Terorisme

Pemain timnas Prancis
Sumber :
  • Action Images via Reuters / John Sibley
VIVA.co.id - Aksi terorisme kembali mengguncang Eropa. Baru-baru ini, terjadi insiden bom bunuh diri di Brussels, Belgia.

Insiden bom bunuh diri terjadi di dua tempat, Bandara Internasional Zaventem dan Stasiun Kereta Maelbeek, Selasa 22 Maret 2016 lalu. Akibat ledakan itu, 13 orang tewas dan puluhan orang mengalami luka-luka.

Bek timnas Prancis, Laurent Koscielny, pun menyampaikan rasa duka citanya kepada para korban. Koscielny mengutuk keras aksi bom bunuh diri tersebut.

"Kami turut berbela sungkawa terhadap keluarga yang ditinggalkan. Semua rakyat Prancis bersama warga Belgia, seperti pada November 2015 lalu," kata Koscielny seperti dilansir Daily Mirror.

Koscielny mengaku sama sekali tak takut dengan ancaman terorisme yang mengancam benua biru belakangan ini. Menurutnya, otoritas keamanan di negara-negara Eropa memiliki kemampuan yang mumpuni dalam mengatasi situasi ini.

"Saya tak takut dengan ancaman keamanan seperti ini. Federasi punya strategi dalam pengamanan. Mereka sudah memiliki orang-orang yang hebat dalam tim," terang Koscielny.

Aksi bom bunuh diri yang melanda Belgia terjadi tepat dua bulan sebelum Piala Eropa 2016 diselenggarakan. Kejadian tersebut memaksa UEFA untuk mengeluarkan wacana pertandingan Piala Eropa nanti digelar tertutup.