Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Rabu, 1 April 2020 | 20:43 WIB

Arema FC Siapkan Jadwal Latihan Jika Liga 1 2020 Dilanjutkan

Team VIVA »
Riki Ilham Rafles
Lucky Aditya (Malang)
Foto :
  • Viva/Lucky Aditya
Latihan Arema FC

VIVA – PSSI menetapkan Liga 1 dalam situasi force majeure. Sebab, hingga sekarang wabah virus corona COVID-19 di Indonesia tak kunjung mereda. PSSI mengambil keputusan Liga 1 force majeure dengan landasan peraturan pemerintah. Wabah virus corona ini dianggap sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) sampai akhir Mei 2020.

Keputusan ini, membuat beberapa klub mengambil keputuasan. Seperti meliburkan tim dari sesi latihan. Serta memotong gaji pemain sampai 75 persen. Sesuai ,Surat Keputusan bernomor SKEP/48/III/2020 tertanggal 27 Maret 2020 yang dikeluarkan PSSI.

Baca Juga

Jika KLB virus corona usai, PSSI akan kembali menjalankan Liga 1 dan Liga 2 musim ini pada 1 Juli 2020. Namun, jika waktunya diperpanjang oleh pemerintah, penghentian kompetisi akan diberlakukan.

Asisten pelatih Arema FC Charis Yulianto, menganggap libur latihan adalah opsi terbaik di tengah pandemi virus corona. Namun, tim pelatih berharap wabah virus corona di Indonesia segera berlalu. Sehingga Singo Edan kembali bisa melakukan latihan rutin pada awal Mei 2020.

Terpopuler

"Harapan kami awal Mei sudah bisa kembali berlatih. Kami berharap latihan normal bisa dilakukan pada awal Ramadhan," kata Charis, Rabu, 1 April 2020.

Menurut Charis latihan di awal Mei untuk mengantisipasi bila kompetisi kembali bergulir pada awal Juli. Sehingga tim-tim peserta Liga 1 memiliki cukup waktu untuk melakukan persiapan sebelum kembali berkompetisi. Untuk itu, tim pelatih menargetkan awal Mei tim sudah berlatih.

"Kalau akhir Mei baru berlatih tentu liburnya terlalu lama. Tetapi tetap harus melihat keadaan dan situasi juga terkait pandemi corona di dalam negeri," ujar Charis.

Tim pelatih, berharap selama sebulan lebih libur. Semua pemain memperhatikan kondisi fisiknya. Sebab, libur panjang ini dikhawatirkan membuat pemain terlena karena tidak menjaga kondisi tubuh. Selama libur latihan, tim pelatih kesulitan mengontrol pola latihan pemain.

"Tim pelatih kesulitan mengontrol pola latihan. Dalam kondisi ini tentu kondisi fisik pemain tentu turun. Nanti tim pelatih fisik yang tahu kondisi para pemain," tutur Charis.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Permintaan Jakmania Buat Manajemen Baru Persija | SUPORTalk!
LIGA INDONESIA - 3 bulan lalu
Terbaru