Pembelaan Dejan Antonic Atas Performa Buruk PSS Sleman

Pelatih PSS Sleman, Dejan Antonic.
Sumber :
  • instagram.com/pssleman

VIVA – Pelatih PSS Sleman, Dejan Antonic memberi pembelaan atas performa buruk di awal Liga 1 musim ini. Dari enam pertandingan, mereka baru mengumpulkan lima poin.

Hasil itu menempatkan tim berjuluk Super Elang Jawa ada di urutan ke-15 klasemen. Sebuah situasi yang membuat suporter PSS bereaksi dengan protes.

Mereka meramaikan media sosial dengan desakan agar Dejan mundur. Tapi, manajemen menolak melakukan itu. Sampai akhirnya friksi terjadi antara suporter dan manajemen.

Pada Minggu 3 Oktober 2021, PSS harus puas bermain imbang tanpa gol melawan Persik Kediri. Kritik suporter kembali mencuat. Performa tim yang buruk membuat mereka gerah.

Tapi Dejan punya pembelaan akan hal itu. Dia mengaku, menyambut kompetisi musim ini, tim asuhannya tak memiliki waktu cukup untuk memulai pramusim.

Itulah yang membuat kondisi pemain tidak bisa maksimal. Dia berjanji, dua pekan libur menuju seri kedua Liga 1 akan dilakukan pembenahan. Kritik dari suporter akan dijawab dengan perubahan performa.

"Kita akan libur dua pekan, dan penting untuk tim. Kita akan buat mini preseason, karena kita sebelumnya tidak ada," kata Dejan.

"Pemain level fitness-nya tidak bagus. Jadi dua pekan ini kita harus fokus persiapan sehingga lebih bagus untuk seri kedua," imbuhnya.

Segala catatan evaluasi dari enam penampilan di awal musim ini telah dikantongi Dejan. Tentu dia akan semaksimal mungkin melakukan perubahan agar bisa keluar dari situasi tak menguntungkan seperti sekarang.