Borneo FC Vs Tira Persikabo, Fakhri: Kami Tidak Mau Cari Keuntungan

Pelatih Borneo FC, Fakhri Husaini
Sumber :
  • instagram.com/borneofc.id

VIVA Borneo FC vs Tira Persikabo akan jadi sajian menarik dari Liga 1 2021/2022. Pertandingan ini akan dilangsungkan di Gelora Ngurah Rai, Denpasar, Bali pada Senin sore WIB 7 Februari 2022.

Pelatih Borneo FC, Fakhri Husaini menegaskan timnya sama sekali tidak ingin memanfaatkan situasi sulit yang saat ini dihadapi oleh Tira Persikabo. Di mana banyak pemainnya yang kemungkinan absen karena positif COVID-19.

Pada pekan sebelumnya, Tira Persikabo benar-benar menderita. Mereka menjalani pertandingan melawan Bali United dengan skuad minim. Alhasil skuad asuhan Liestiadi kalah 0-3.

Menurut mantan pelatih Timnas Indonesia U-19 itu, sejatinya pertandingan akan berjalan menarik jika tim yang bertanding dalam kondisi terbaiknya.

Fakhri mewakili Borneo FC berharap masalah ini bisa terlewati segera. Karena bukan cuma Tira Persikabo yang mengalami hal ini, tapi juga beberapa klub lain di Liga 1.

"Kami ikut prihatian. Saya mewakili Borneo FC ikut mendoakan agar semua pemain dari semua tim di Liga 1 yang saat ini dalam kesulitan bisa segera sembuh kembali," kata Fakhri.

Pemain Tira Persikabo saat melawan Borneo FC

Photo :
  • instagram.com/officialpersikabo

"Kami tidak ingin memanfaatkan situasi untuk mencari keuntungan. Pertandingan olahraga yang nikmat itu adalah ketika kedua tim sama-sama dalam kondisi terbaik," imbuhnya.

Tapi, jika nantinya PT Liga Indonesia Baru (LIB) memutuskan pertandingan tetap dilanjutkan, Fakhri tidak bisa apa-apa. Karena itu sudah jadi keputusan resmi kompetisi.

"Kami bukan regulator, ada yang mengelola semua ini. Apa pun situasinya, kalau memang pertandingan itu harus dilaksanakan kami akan menjalaninya," tutur Fakhri.

Memainkan 22 pertandingan musim ini, Borneo FC mengumpulkan 31 poin. Mereka ada di urutan kedelapan klasemen sementara.

Sedangkan Tira Persikabo menempati urutan ke-14. Mereka memiliki 23 poin hasil dari lima kemenangan, delapan imbang, dan sembilan kekalahan.