Achmad Kurniawan, Sosok Penting Pengganti Sang Ayah

Peti jenazah kiper Arema, Achmad Kurniawan, di rumah duka
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

VIVA.co.id – Achmad Kurniawan adalah sosok yang begitu penting dalam keluarganya. Meninggalnya penjaga gawang Arema FC ini dirasa membuat pilu sang ibu, Hj. Maryani.

Ditemui di rumah duka, Jalan H. Moong, Cijantung, Jakarta Timur, Maryani menceritakan secara singkat perihal sosok baik sang putra. AK yang merupakan anak kedua dari empat bersaudara, dikenang sang ibunda adalah anak yang patuh terhadap orang tua.

Masih terngiang di telinga Maryani, saat sang suami, Alm. Mohammad Khasah menitipkan keluarganya jelang ajal menjemput kepada AK. Sepeninggal sang ayah, AK yang berprofesi sebagai pesepakbola profesional, menghidupi ibu serta ketiga adiknya, termasuk kiper Timnas Indonesia, Kurnia Meiga.

Berkat rezeki yang didapatnya dari sepakbola, AK bisa memberangkatkan sang ibunda menunaikan ibadah haji tahun 2002.

"Dia itu anak baik, jadi wakil almarhum bapaknya. Dulu, sebelum bapaknya meninggal, dia kan belum nikah. Jadi, bapak bilang ke dia untuk titip saya dan adik-adiknya," ujar Maryani.

"Setelah bapak meninggal dia yang jadi kepala keluarga. Rezekinya kan di main bola, jadi ya semuanya dia kasih sama saya hasil dari main bola. Alhamdulillah, saya bisa naik haji dari rezekinya dia," katanya mengenang.

Meski terlihat sangat terpukul setelah ditinggal pergi sang putra tercinta, Maryani mengaku ikhlas. Hanya saja, yang membuatnya sedih adalah AK meninggal dunia di usia yang masih terbilang muda, 37 tahun.

"Saya ikhlas. Mungkin ini jalan yang terbaik buat dia. Tapi mungkin bagi saya yang bikin sedih itu kan usianya masih muda sebenarnya. Masih dibutuhkan istri dan anak-anaknya. Ya, tapi mungkin ini takdirnya dia," ucap Maryani. (ase)