Laga Seru, PSIS dan Martapura Berbalas Gol di Babak I

Aksi pemain Martapura FC (kanan)
Sumber :
  • istimewa

VIVA – PSIS Semarang berhadapan dengan Martapura FC dalam laga hidup-mati demi memperebutkan satu tiket tersisa untuk lolos ke Liga 1. Bermain di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Selasa 28 November 2017, kedua tim masih sama kuat di babak pertama.

Kedua tim memulai laga perebutan posisi 3 Liga 2 ini dengan tempo lambat, namun cenderung keras. Beberapa kali wasit harus meniup peluit akibat pelanggaran yang dilakukan oleh pemain dari masing-masing klub.

PSIS coba membangun serangan dari sisi sayap. Usaha mereka berbuah hasil di menit 7 saat Rifal Lastori mengelabui dua pemain dari sisi sayap kanan. Dia melepaskan umpan tarik ke tengah kotak penalti yang langsung disambar dengan mudah oleh Hari Nur Yulianto.

Hanya berselang dua menit, Martapura berhasil membalas. Tendangan bebas Rifan Nahumarury ke pojok kiri gawang PSIS meluncur deras tanpa mampu dihalau oleh Aji Bayu Putra.

Laskar Mahesa Jenar terlihat lebih menguasai babak pertama. Martapura lebih banyak bertahan dan mengandalkan bola-bola mati.

PSIS hampir saja unggul di menit 31. Muhammad Yunus mendapat umpan terobosan dari Rifal dan mampu mencungkil bola melewati kiper Martapura, Ali Budi Raharjo. Sayangnya, bola hanya menyamping di sisi kiri gawang.

Setelah hampir kebobolan, Martapura justru berhasil membalikkan keadaan di menit 35. Rifan kembali menjadi pahlawan Martapura setelah tendangan kerasnya ke pojok kanan gawang tak mampu dijangkau oleh Aji.

Laga berlangsung sengit di babak pertama. Tak butuh waktu lama bagi PSIS untuk langsung menyamakan kedudukan. Aldaeir Makatindu lepas dari pengawalan dan langsung melepaskan sepakan keras di menit 42. Skor 2-2 bertahan hingga turun minum.

Susunan Pemain
PSIS Semarang:
Aji Bayu Putra (PG); Haudi Abdillah, Rio Saputro, Safrudin Tahar, Taufik Hidayat, Agung Setia Budi, Muhammad Yunus (Ruud Gullid 38'), Aldaeir Makatindu, Hari Nur Yulianto, Melcior Majefat, Rifal Lastori

Martapura FC: Ali Budi Raharjo (PG); Ady Setiawan, Fahreza Agamal, Haris Hardiansyah, Wirabuana Prayogo, Agus Setia Wibowo, Gideon Marshell, Reza Saputra, Rifan Nahumarury, Qischil Minny, Sandi Pratama
(one)