Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Sabtu, 30 Mei 2020 | 05:15 WIB

Mengapa Rokok Selalu Dikaitkan Sama COVID-19

Team VIVA »
Lazuardhi Utama
Foto :
  • dw
Ilustrasi rokok (picture-alliance/dpa/APA/H. Fohringer).

VIVA – Para ilmuwan dari Cold Spring Harbor Laboratory, New York, Amerika Serikat (AS) melakukan penelitian mengenai apakah seorang perokok memiliki tingkat risiko yang lebih tinggi terinfeksi wabah Virus Corona COVID-19.

Ahli Genetika Kanker Jason Sheltzer melihat ekspresi Angiotensin Converting Enzyme 2 (ACE2), protein yang mengikat COVID-19 dan bisa menjadi jalan Virus Corona baru menuju sel. Pada manusia, paru-paru bertindak sebagai salah satu lokasi utama produksi ACE2.

Baca Juga

"Kami menemukan bahwa merokok menyebabkan peningkatan signifikan dalam ekspresi ACE2, yaitu protein yang digunakan COVID-19 untuk memasuk ke sel manusia," ungkapnya, seperti dikutip dari situs Medical News Today, Jumat, 29 Mei 2020.

Penelitian menunjukkan bahwa merokok dalam waktu lama dapat menyebabkan peningkatan ACE2 di paru-paru dan mungkin menghasilkan tingkat kesakitan atau morbiditas yang lebih tinggi terhadap pasien COVID-19.

"Bukti dari percobaan tikus menunjukkan bahwa kadar ACE2 yang lebih tinggi membuat tikus lebih rentan terinfeksi Virus Corona sehingga mereka mati lebih cepat," tutur dia.

Untuk menilai dampak langsung merokok terhadap ekspresi ACE2 di paru-paru, Sheltzer lalu membandingkan ekspresi gen ACE2 dari jaringan epitel paru-paru orang yang merokok secara teratur dengan mereka yang tidak pernah merokok.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpapar Corona, Ini Data Tenaga Medis Meninggal Dunia
TVONE NEWS - 3 bulan lalu
Terpopuler