Bea Cukai Ajak Masyarakat Berantas Rokok Ilegal di Jember dan Banyuwangi

Bea Cukai terus berupaya mencegah peredaran rokok ilegal
Sumber :
  • Bea Cukai

VIVA – Bea Cukai terus berupaya mencegah peredaran rokok ilegal di Jember dan Banyuwangi. Upaya ini diwujudkan melalui beberapa langkah strategis, seperti sosialisasi kepada masyarakat, sinergi dengan aparat penegak hukum, hingga Operasi Gempur Rokok Ilegal.

Berikan Fasilitas Truck Loosing, Bea Cukai Dukung Kelancaran Importasi 1.200 Sapi Asal Australia

Selasa (02/04), Bea Cukai Jember bersama Forkopimda Kabupaten Jember menggelar sosialisasi gempur rokok ilegal kepada masyarakat umum di Kecamatan Arjasa. Kegiatan ini diikuti ratusan perangkat desa, ketua RT dan RW, hingga petani tembakau setempat. Bea Cukai Jember menguraikan ketentuan cukai, dampak peredaran rokok ilegal, hingga ciri-ciri rokok ilegal dan cara mengenali produk yang melanggar.

“Sosialisasi ini adalah upaya meningkatkan kepatuhan dan kesadaran masyarakat terhadap ketentuan cukai. Dengan pemahaman yang baik, diharapkan masyarakat dapat menyadari betapa penting peran mereka dalam memberantas rokok ilegal,” ungkap Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Encep Dudi Ginanjar.

Upaya Penyelundupan 80.000 Benih Lobster ke Malaysia Digagalkan di Yogyakarta

Serupa, dalam upaya pemanfaatan dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBH CHT), Bea Cukai Banyuwangi menerima kunjungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Banyuwangi, Rabu (03/04). Keduanya membahas program kerja bidang penegakan hukum tahun anggaran 2024, yang terdiri dari pelaksanaan sosialisasi dan kegiatan pengawasan.

“Jadi kami membahas jenis dan timeline kegiatan, mulai dari sosialisasi tatap muka, sosialisasi melalui media elektronik, dan sosialisasi melalui media cetak. Selain itu tentunya juga pelaksanaan operasi pasar,” jelas Encep.

Akan Dikirim ke Ternate, Paket Isi Ganja Ini Disita Bea Cukai dan Polri
Tumbuhan tembakau

Minta Aturan Tembakau Dipisah dari RPP Kesehatan, Ekosistem Tembakau Beri Penjelasan

Pemerintah diingatkan, industri Hasil Tembakau (IHT) legal terus mengalami keterpurukan akibat berbagai berbagai dorongan regulasi yang eksesif.

img_title
VIVA.co.id
20 Mei 2024