Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Senin, 1 Juni 2020 | 09:45 WIB

Menguak Cara Kerja Twitter sebagai Detektif Online

Team VIVA »
Yunisa Herawati
DW Indonesia
Foto :
  • dw
Twitter (Imago/Ikon Images/G. Waters)

Perusahaan media sosial Twitter baru-baru ini memberi pelabelan di cuitan yang dipublikasikan di platform media sosial mereka untuk memperingatkan pengguna tentang posting yang berisi informasi yang dianggap tidak benar atau tidak berdasar. Langkah itu disambut sebagian orang, sementara yang lain, termasuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump, sangat marah. Apa yang berubah dari pendekatan Twitter?

Bulan Maret 2020, Twitter memutuskan bahwa mereka perlu menambahkan pesan peringatan ke tiap cuitan yang menampilkan gambar palsu atau telah diedit. Pada bulan Mei, mereka mengumumkan akan memperluas peringatan dan membuat label baru untuk tweet yang berisi informasi palsu tentang pandemi COVID-19.

Baca Juga

Twitter lantas memberi label berdasarkan tiga kategori sebagai berikut:

Topik Terkait
Saksikan Juga
AS Tuding WHO Bela China Revisi Data Korban Corona di Wuhan
BERITA - 3 bulan lalu
Terpopuler