Ahli Beberkan Cara Mengetahui Seseorang Memalsukan Orgasme saat Berhubungan Seks

Orgasme.
Sumber :
  • Elite Daily

VIVA Tekno – Para peneliti dari Universitas Lund di Swedia mengatakan mereka telah menentukan cara mengetahui apakah seseorang berpura-pura orgasme atau klimaks, berdasarkan dari rekaman 2.239 yang mereka teliti saat orang berhubungan seksual. 

Penelitian ini, yang dikatakan sebagai penelitian pertama yang menganalisis mengenai seksual otentik, menemukan bahwa erangan berlebihan dan volume yang lebih tinggi adalah tanda-tanda bahwa seorang wanita berpura-pura, sementara variasi nada dan beberapa suara yang tidak terduga kemungkinan besar berarti orgasme itu nyata, melansir Daily Mail Health.

Ilustrasi pria orgasme.

Photo :
  • Pixabay

Misalnya, seperti penampilan Meg Ryan yang berteriak-teriak dan menggebrak meja di film “When Harry Met Sally” tahun 1989. 

“Bagi pria dan wanita, vokalisasi menjadi lebih panjang, lebih keras, lebih bernada tinggi, bersuara, dan bernada seiring dengan puncaknya kegembiraan,” tulis psikolog Lund. 

"Laki-laki juga tidak kalah vokalnya,” tambah Lund. “Ucapan atau bahkan seruan yang diucapkan secara minimal jarang terjadi. Sangat sedikit vokalisasi yang dapat digambarkan sebagai jeritan.” 

Rekaman yang diteliti tersebut mencakup 21.314 desahan, 74.422 suku kata, dan 54.145 erangan atau dengusan. 

Para peneliti mencatat, erangan ringan dari wanita dimulai sedikit lebih awal saat berhubungan seks, sementara pria menghela nafas dan mendengus hingga tingkat gairah menjadi sangat tinggi, biasanya mencapai puncaknya 15 detik sebelum klimaks. 

"Studi ini mengajukan beberapa pertanyaan menarik. Seks adalah urusan yang mengkhawatirkan, terutama di dunia di mana 80% wanita mengaku telah memalsukan orgasme mereka, dan sepertiga pria juga mengakui hal yang sama,” ujar terapis seks asal Inggris dan kata penulis Phillip Hodson kepada Daily Mail

"Mendesah terlalu keras di tempat tidur tidak lebih asli daripada mendengus keras di lapangan tengah Wimbledon," lanjutnya. 

Intinya, teriakan dan vokal menjadi sedikit "berlebihan" saat seseorang memalsukan orgasmenya. 

Sementara itu, seorang doktet ahli bedah dan seleb TikTok asal Inggris baru-baru ini menyelidiki klaim bahwa minum kopi sebelum berhubungan seks dapat meningkatkan orgasme. 

ilustrasi hubungan seksual

Photo :
  • Times of India

Karan Rajan mengatakan bahwa dalam dosis rendah, kafein “memiliki efek vasokonstriktor, yaitu mempersempit pembuluh darah. Namun dalam dosis yang lebih tinggi, “memiliki efek vasodilator,” yang berarti “memperlebar pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah.”

"Semakin baik sirkulasi Anda, semakin banyak pula aliran ke jaringan ereksi Anda,” jelasnya. “Jadi, semakin besar kemungkinan Anda mencapai kondisi gairah yang memicu orgasme yang hebat.”