Apple Watch Selamatkan Pengguna dari Serangan Jantung

Apple Watch
Sumber :
  • REUTERS/Stefanie Loos

VIVA.co.id – Perangkat sandang, bukan hanya berfungsi untuk menyesuaikan gaya hidup digital saja. Perangkat kategori baru ini juga bisa menyelamatkan hidup penggunanya. Misalnya, jam tangan pintar besutan Apple, Apple Watch telah menyelamatkan penggunanya dari serangan jantung.

Dikutip Daily Mail, Rabu 16 Maret 2016, fungsi penyelamatan itu dirasakan oleh Dennis Anselmo, pengguna berusia 62 tahun pada musim panas lalu. Saat itu, ia mengaku sedang istirahat dari pekerjaanya, setelah tiba-tiba merasakan kurang fit. Kemudian, saat Anselmo mengecek Apple Watch-nya, dia terkejut melihat detak jantungnya sangat tinggi.

Kemudian, ia pun berinisiatif memanggil ambulans dan membawanya ke rumah sakit untuk melakukan bedah pada arteri jantungnya. Belakangan diketahui, momen itu menjadi menyelamatkan hidupnya dari insiden yang lebih serius.

Laman 9to5Mac menjelaskan, pengalaman Anselmo itu menjadi salah satu bukti fungsi pada perangkat sandang. Bahkan, pengalaman Anselmo itu seakan menjadi inspirasi bagi pengajuan aplikasi yang akan menghubungkan deteksi kondisi darurat dan otomatis memanggil saluran darurat 911.

Laman tersebut menunjukkan pengajuan paten aplikasi penghubung layanan darurat itu untuk Apple Watch dan iPhone. Pengajuan paten ini yaitu untuk melindungi pengguna dari kondisi darurat.

Kondisi yang dimaksud itu, bukan hanya serangan jantung saja, tetapi saat ada tabrakan kendaraan, kecelakaan sepeda, anak yang hilang, atau terpisah dari orangtuanya dan pengasuhnya, pasien pikun yang hilang, longsor, penjambretan, kebakaran sampai insiden lain yang membutuhkan bantuan, atau pertolongan petugas.

Dalam paten ini digambarkan, sistem akan mengirimkan email, atau panggilan ke anggota keluarga melalui kontak yang darurat yang telah dipilih pengguna, atau langsung kontak darurat 911.

Nah, untuk menilai tingkat darurat insiden itu, sistem pada Apple itu nanti akan mendeteksi perubahan mendadak dalam tubuh pengguna misalnya detak jantung yang hilang, atau yang lainnya.

Fungsi deteksi jenis darurat ini bisa memanfaatkan kombinasi fitur misalnya akselerometer, giroskop, kamera, mikrofon, sensor gerakan, deteksi kulit, GPS, komponen komunikasi, pemantau detak jantung, pemantau sistem pernafasan, pemantau tekanan darah, sensor suhu, dan lainnya. (asp)