Smartphone Lokal Ini Bisa Isi Saldo E-Toll

Ilustrasi penggunaan e-toll
Sumber :
  • Polytron

VIVA.co.id – Pada Oktober 2017, pengguna jalan bebas hambatan diwajibkan menggunakan e-toll. Uang elektronik berupa kartu atau e-toll kini menjadi hal penting yang harus dimiliki, khususnya bagi para pengemudi di sekitar Jabodetabek.

Salah satu keuntungannya, pengguna tidak perlu harus mengantre panjang dan transaksi pembayaran pun semakin mudah dan cepat.

Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) mulai mewajibkan pembayaran nontunai menggunakan e-toll pada Oktober 2017, tapi penggunaan e-toll dapat dikatakan masih minim. Salah satu kendalanya adalah adanya kesulitan untuk mengisi ulang atau top up kartu elektronik tersebut.

Peluang tersebut dimanfaatkan oleh Polytron Smartphone sebagai bentuk inovasi smartphone mereka. General Manager Mobile Phone Polytron, Usun Pringgodigdo mengatakan, melihat sulitnya pengisian e-toll, Polytron Prime 7 menawarkan kemudahan mengisinya.

“Salah satu keunggulan Prime 7 bisa digunakan untuk mengisi e-toll. Jadi lebih mudah. ‘Kekhawatiran’ tentang susahnya isi e-toll kini tak ada lagi,” ujar Usun dalam keterangan tertulis yang diterima VIVA.co.id, Rabu 6 September 2017.

Prime 7 memiliki  teknologi NFC Near Field Communication (NFC) dengan embedded Secure Element (eSE) pada smartphone, yang mana selain untuk transfer data, NFC yang digunakan telah memenuhi standar Europay International, Mastercard, VISA (EMVCo) untuk memfasilitasi proses transaksi pembayaran yang aman.

Gimana caranya? Gampang saja. Mengisi saldo e-toll Mandiri hanya dengan menempelkan kartu ke Prime 7 melalui proses yang dilakukan dengan aplikasi resmi Bank Mandiri. Maka dengan demikian, mengisi e-toll tidaklah sulit,” ujar Usun.

Selain menerapkan teknologi NFC Data Transfer, Prime 7 juga dilengkapi dengan Fira OS yang memiliki sejumlah fitur lain yang mempermudah kebutuhan transaksi. Prime 7 juga dikenal dengan #Breakresistant smartphone yang dapat menjamin kekuatan daya tahan body handphone atau tahan banting.