Digelar Secara Hibrida, Indonesia International Book Fair (IIBF) 2022 Akan Diikuti 134 Peserta

Arys Hilman, Ivanovich Agusta, dan Wahyu Rinanto
Sumber :
  • Viva.co.id: Dedi

VIVA Edukasi – Ikatan Penerbit Indonesia (Ikapi) kembali menggelar acara bertaraf internasional pada 9-13 November 2022 mendatang. Kegiatan tahunan Indonesia International Book Fair (IIBF) 2022 akan kembali berlangsung secara hibrida di Hall B Jakarta Convention Center dan secara daring melalui Shopee. 

IIBF 2022 akan diikuti total 134 peserta dari dalam dan luar negeri dengan target jumlah pengunjung 25.000 orang. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar, akan membuka secara resmi pameran ini dalam opening ceremony yang digelar pada Rabu 09 November 2022 pukul 10.00 WIB. 

Acara opening ceremony ini juga akan dihadiri presiden, Bodour Al Qasimi, dan wakil presiden, Karine Pansa, dari International Publishers Association (IPA) yang bermarkas di Geneva, Swiss. IPA adalah organisasi nirlaba yang beranggotakan asosiasi-asosiasi penerbit dari seluruh dunia, saat ini beranggotakan 86 organisasi dari 73 negara.

Arys Hilman, Ivanovich Agusta, dan Wahyu Rinanto

Photo :
  • Viva.co.id: Dedi

“Penyelenggaraan IIBF 2022 mengusung tema Empowering Creative People in a Creative Way. Beragam acara akan diadakan untuk memeriahkan IIBF. Acara akan dimulai dengan kegiatan pre event seperti IIBF Goes to Campus, IIBF Goes to School, dan IIBF Goes to Mall,” kata Wahyu Rinanto dalam konferensi pers di Kemendes PDTT Senin, 7 November.  

Dia menambahkan, pada hari H, acara-acara yang akan diselenggarakan mulai dari Diskusi dan Peluncuran Buku, Jumpa Penulis, Seminar/Workshop untuk insan perbukuan dan penerbitan. 

Kemudian, akan digelar juga Anugerah Ikapi (Ikapi Award), yakni penghargaan dari Ikapi yang dianugerahkan kepada penulis dan tokoh/lembaga yang memiliki dedikasi serta kontribusi positif terhadap perkembangan dan kemajuan perbukuan atau kegiatan literasi masyarakat. 

Arys Hilman, Ivanovich Agusta, dan Wahyu Rinanto

Photo :
  • Viva.co.id: Dedi

Selain itu, satu hal yang membuat IIBF ke-42 pada tahun ini istimewa adalah situasi pandemi yang mulai membalik dan sudah tidak ada pembatasan aktivitas sehingga masyarakat lebih leluasa pergi ke tempat kerja, destinasi wisata, pasar, mal, konser, dan pameran. Situasi ini mendorong tim untuk menyongsong IIBF baru dengan optimisme.

"Secara tatap muka maupun daring, IIBF adalah pusat kegiatan promosi, transaksi, diskusi, dan interaksi internasional bagi kalangan penerbit, penulis, pustakawan, aktivis literasi, seni, budaya, dan pendidikan, serta pelaku industri kreatif,” kata Arys Hilman dalam kesempatan sama.