Universitas Jambi Kerja Sama Bahasa Arab dengan Saudi Electronic University

Universitas Jambi Kerja Sama Bahasa Arab dengan Saudi Electronic University
Sumber :
  • ANTARA

VIVA EdukasiUniversitas Jambi (Unja) menjalin kerja sama dengan Saudi Electronic University, Arab Saudi  dalam upaya peningkatan pembelajaran bahasa Arab untuk mahasiswa dan dosen Unja.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Sistem Informasi Unja Prof Dr. rer.mat. Rayandra Asyhar di Jambi, mengatakan kerja sama ini untuk meningkatkan kemampuan bahasa Arab bagi mahasiswa dan dosen yang ada di Unja.

Universitas Jambi Kerja Sama Bahasa Arab dengan Saudi Electronic University

Photo :
  • ANTARA


"Selain Unja juga ada 42 universitas lainnya yang ikut dalam penandatangan kerja sama dengan Saudi Electronic University dan diharapkan mahasiswa dapat meningkatkan kemampuan bahasa Arabnya," katanya, Senin (19/12).

Ia menjelaskan kerja sama peningkatan pembelajaran bahasa arab ini diinisiasi oleh IMLA (Ittihad Mudarrisi al Lughah al Arabiyah) atau Asosiasi Pengajar Bahasa Arab di Indonesia..

Adapun kerja sama ini, kata Rayandra Asyhar, meliputi penggunaan "white board" untuk pembelajaran bahasa Arab yang meliputi menulis bahasa Arab, mendengarkan, kemudian berbicara dan membaca bahasa Arab.

Rektor Saudi Electronic University Dr. Lilac Ahmad Alsafadi menyatakan terdapat tiga metode yang bisa dilakukan oleh dosen, pertama dosen bisa mendownload semua materi dalam semua level untuk diajarkan kepada mahasiswa secara konvensional (tatap muka).

Kemudian dengan menggunakan aplikasi yang melibatkan mahasiswa dalam ruang kelas dan dengan fasilitas yang memadai, dosen sebagai fasilitator dan evaluator dan yang terakhir Belajar secara langsung dengan pihak Saudi Electronic University secara daring (online).

Kosa Kata Bahasa Arab

Photo :
  • istockphoto.com


" Mahasiswa di kampus masing-masing akan mendapatkan username dan password dan dikelola oleh pihak pertama yakni Saudi Electronic University," katanya menerangkan.

Selain itu, dalam beberapa pekan ke depan, perguruan tinggi yang ikut serta dalam MoU akan mendapatkan pelatihan secara online dan para dosen koordinator berkesempatan untuk belajar langsung/mengikuti pelatihan (dauroh tadribiyah) di Arab Saudi, demikian Lilac Ahmad Alsafadi. (ANTARA)