Kunci Sukses Wales Tumbangkan Tim Mahal Belgia

Pelatih Timnas Wales, Chris Coleman
Sumber :
  • REUTERS

VIVA.co.id -  Wales sukses menyingkirkan Belgia di babak perempatfinal Piala Eropa 2016, Sabtu 2 Juli 2016 dini hari WIB. Pelatih Wales, Chris Coleman, membeberkan kunci sukses mereka hingga bisa menang dengan skor 3-1.

Coleman sadar bila melawan Belgia bukan hal yang mudah, terlebih lawannya adalah tim top dan berisikan pemain bintang dengan harga cukup mahal. Namun, dia mengungkapkan bila pasukannya hanya coba menikmati persaingan.

"Kami tahu ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Mereka adalah tim yang top, tapi kami bukan ada di sini hanya untuk menikmatinya. Kami datang ke sini untuk bersaing," ujar Coleman usai pertandingan, seperti dilansir situs UEFA.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stade Pierre-Mauroy, Wales harus tertinggal lebih dulu dari Belgia pada menit 13. Gol cantik dari Radja Nainggolan sukses menghujam gawang Wales yang dikawal oleh Wayne Hennessey.

Akan tetapi, Wales langsung memberikan respon dengan cepat lewat gol Ashley Williams dan membuat skor 1-1 bertahan hingga turun minum. Pada babak dua,  Wales sukses membalikkan keadaan melalui gol Hal Robson-Kanu dan Samuel Vokes.

"Kami merasa memiliki sesuatu yang bisa dihadirkan. Kami memiliki tim dengan pemain-pemain yang sangat bagus dan mereka bisa terus menjaga apa yang sudah dicapai, dan ini selalu menjadi pertanda yang bagus. Ketika tertinggal 1-0, kami tetap bisa bersaing dan itulah yang kami minta kepada para pemain dan itulah yang tetap mereka lakukan,” katanya.

Coleman mengungkapkan bila pasukannya memang sengaja memainkan passing bola demi terus menekan dan menyerang pertahanan Belgia. Pelatih berusia 46 tahun itu, menilai hanya itu cara untuk menaklukkan Belgia yang berisikan pemain macam Aaron Ramsey, Gareth Bale dan Joe Allen.

"Saya rasa ketika Anda memiliki pemain-pemain seperti Ramsey, Bale, Joe Allen, dan pemain-pemain sejenisnya. Kami harus melakukan passing bola dan memainkan sepakbola kami,” ujarnya Coleman.

“Kami harus bisa mengeluarkan yang terbaik dari pemain-pemain terbaik kami dan tim secara keseluruhan. Kami dituntut melakukan passing bola pada malam ini dan kami menunjukkan kepada orang-orang kalau kami adalah tim yang ofensif,” sambungnya.