Perawatan Istimewa Mobil Antipeluru Jokowi
- Antara/ Widodo S Jusuf
VIVA.co.id – Semua pejabat tinggi di berbagai negara pasti mendapat fasilitas mobil kelas wahid untuk perjalanan dinas mereka. Demikian juga halnya dengan Presiden RI Joko Widodo. Mewah, nyaman, memiliki kecepatan tinggi serta tingkat keamanan mumpuni, menjadi syarat utama tunggangan orang nomor satu di Tanah Air itu.
Menurut Manager External Communication Mercedes-Benz Indonesia, Ananta Wisesa, mobil dinas yang digunakan Presiden Jokowi merupakan peninggalan presiden sebelumnya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Hal itu dipastikan lantaran pemesanan unit baru untuk Jokowi tidak dilakukan setelah pengumuman resmi mantan gubernur DKI Jakarta itu menjadi presiden.
"Setahu saya mobil yang digunakan Pak Jokowi sama dengan yang digunakan Pak SBY. Karena pemesanan belum ada lagi," kata Ananta Wisesa kepada VIVA.co.id, di Kuningan, Jakarta, Kamis, 21 April 2016.
Artinya, mobil dinas yang digunakan Jokowi yakni Mercedes-Benz S600L model W221. Meski demikian, mobil itu diketahui memiliki beragam keunggulan ketimbang kendaraan pada umumnya yang seliweran di jalan raya. Sebab, mobil dinas Jokowi memiliki kemampuan anti-peluru sebagai perlindungan standar.
Namun demikian, Ananta enggan memberikan spesifikasi keamanan secara detail terkait ketangguhan mobil dinas yang setia menemani Jokowi beraktivitas.
"Tentunya mobil yang digunakan untuk kepala negara itu memiliki standar (keamanan). Kalau hal ini kita tidak bisa share, karena terkait dengan orang nomor satu di suatu negara. Untuk spesifikasi tentunya kepala negara beda-beda, karena masing-masing negara memiliki standar keamanan tersendiri. Spesifikasi rinci tidak bisa saya bilang," kata Ananta.
Saat disinggung mengenai perawatannya, Ananta menyatakan jika perlakuan terhadap mobil tersebut terbilang cukup istimewa. Servis mobil tersebut dilakukan rutin dengan mendatangkan teknisi ahli.
"Servis dan perawatan tentunya di kantor Ciputat. Mobil pengawal dan kepala negara biasanya di sana, tergantung perawatannya. Kalau agak berat tentunya harus dibawa ke Ciputat, kalau ringan bisa teknisi datang," kata Ananta.
Mobil itu memang dibuat khusus dan didatangkan langsung dari Jerman. Sama seperti halnya kendaraan pengawal presiden dengan merek yang sama model berbeda. "Hanya satu-satunya di sini (mobil presiden). Kami bangga juga bila kepala negara menggunakan mobil kami, salah satunya di Indonesia," ujar Ananta.