Kulit Kusam Saat Puasa, Ini Penyebabnya

Wanita dengan rambut keriting
Sumber :
  • Pixabay

VIVA.co.id – Dalam menjalankan ibadah puasa, biasanya kondisi vitalitas kulit akan sedikit menurun. Ini disebabkan faktor eksternal seperti cuaca dan polusi, sehingga membuat kulit tampak tidak menarik.

Selain itu, juga faktor internal seperti kurangnya asupan nutrisi yang cukup saat berpuasa. Hal tersebut bisa berimbas pada keindahan kulit.

Menurut Nuryahatini selaku Product Manager PT Natural Nutrindo, berdasarkan riset yang dilakukan oleh WebMD.com, makanan hanya memiliki pengaruh sebesar 25 persen terhadap kondisi jerawat. Sedangkan 75 persen sisanya dipengaruhi oleh faktor seperti hormon, stres, pola tidur dan lingkungan tempat tinggal.

"Pada dasarnya, untuk memiliki kulit yang sehat dan lembap saat puasa harus diperhatikan dalam berbagai aspek. Beberapa di antaranya asupan makanan bergizi dan tingkat stres," ujar Nuryahatini kepada VIVA.co.id, belum lama ini.

Dia menuturkan bahwa perubahan pola makan yang cukup ekstrem juga menjadi salah satu pemicu masalah kulit, sehingga tubuh harus menyesuaikan diri dengan gaya hidup baru. Sedangkan, yang dimaksudkan jenis asupan, yaitu varian makanan yang dikonsumsi sehari-hari.

Nuryahatini mengungkapkan, tidak hanya kusam, kulit juga akan kering dan dehidrasi jika saat puasa tidak memerhatikan asupan yang baik. Misalnya, mengontrol konsumsi makanan manis lantaran bisa mempercepat tanda-tanda penuaan dini.

"Perubahan jadwal makan dan jenis asupan akan mempengaruhi kondisi kulit seperti kulit menjadi lebih kering akibat dehidrasi, sehingga menyebabkan sel kulit mati menumpuk dan kulit menjadi kusam. Di samping itu, jenis makanan dengan kandungan gula yang berlebihan akan menyebabkan kulit mengalami proses penuaan dini," tutur dia.