Ngeri! Ini Azab Pemimpin yang Dzalim dan Mengkhianati Rakyatnya

Ilustrasi lubang neraka.
Sumber :
  • Atlas Obscura

VIVA Lifestyle – Setiap makhluk yang hidup di dunia ini dianjurkan untuk melakukan kebaikan. Seperti halnya umat muslim, dianjurkan untuk selalu melakukan hal-hal baik semasa hidupnya.

Bagi umat muslim yang tak mengikutii tuntutan Al-Quran, maka hidupnya akan menjadi akan merugi. Begitu juga bila satu di antara umat muslim yang menjadi pemimpin, entah itu pemimpin di sebuah perusahaan atau negara, maka ia harus berbuat baik sesuai apa yang telah diajarkan agama islam.

Yuk scroll ke bawah !

Namun, jika menjadi seorang pemimpin yang dzalim dan sering menghianati orang dan rakyatnya, maka pemimpin tersebut akan mendapatkan azab yang mengerikan di akhirat. Hal ini diungkapkan oleh Ustaz Abdul Somad dalam dakwahnya. 

Siapa yang curang, dia akan memikulnya di hari kiamat, yang curang dengan mobil plat merah, dia akan memikul mobil plat merah di hari kiamat. Nanti semua akan membawa kecurangannya di hari kiamat,”kata Ustaz Abdul Somad dikutip dari tvonenews.com bersumber Jejak Wali.

Lebih lanjut, apabila ada pejabat BPN yang melakukan kecurangan dalam pengukuran tanah sejengkal, maka nanti di akhirat akan dililitkan di lehernya sebesar 7 kali lipat waktu di akhirat.

Sebesar sebijik sawi engkau lakukan kecurangannya maka akan dituntut di hadapan Allah, bahkan sholat yang engkau lakukan diambil oleh Allah SWT, habis amal yang engkau lakukan. Kemudian dosa-dosa orang yang dizalami akan dicampakan ke pemimpin yang zalim dan pemimpin zalim itu akan dicampakan ke neraka. Inilah orang yang masuk neraka bukan karena berzinah melainkan karena dzalim dan curang," jelasnya.  

Pemimpin atau orang yang tidak sholat akan disiksa

Ilustrasi Siksa Neraka

Photo :
  • U-Report

Sementara itu, ustaz Das'ad Latif menjelaskan, bagi pemimpin dan orang yang tidak melaksanakan sholat maka dia akan disiksa dikubur oleh ular yang tidak terhitung kepalannya dan ekornya hanya satu. 

Ular tersebut melilit ke leher para pendosa hingga hari kiamat tiba. Selain itu, apabila ada pejabat atau pemimpin daerah dan negara yang menyalahgunakan jabatannya, pejabat tersebut bisa lolos di dunia tetapi tidak di akhirat dan alam kubur. 

"Mau kau polisi, aparat, pegawai negeri, kalau kau menghianati rakyat, kau bisa lolos dari dunia, tetapi demi Allah sekaratul maut menunggumu. Dan begitu kau masuk dalam alam kubur tidak bisa ada yang membelamu, kecuali amalmu," kata Ustaz Das'ad Latif dikutip tvonenews.com, bersumber kanal YouTube Dakwah Sang Ustadz.  

Beliau mengatakan, nabi bersabda sebagai berikut, bikinlah yang engkau mau, dan lakukan apa yang kamu mau, tapi ingat pasti kamu mati. 

"Mau kau tidak sholat silahkan, mau kau nipu rakyat silahkan, mau kau hianati rakyat silahkan, dan mau kau pakai senjatamu untuk sewenang-wenangmu untuk menindas rakyat, silahkan, tetapi kau ingat, kamu pasti mati," ungkapnya. 

Ibadah sebagai penolong

Ilustrasi ibadah solat

Photo :
  • Paxel

Ia juga mengungkapkan, siksaan di kubur itu ibarat rumah yang tidak ada cahayanya dan ular berbisa masuk menyiksa jasad di kubur dan tanah menimpah serta penyiksaan itu hingga akhir kiamat. 

"Jadi yang bisa menolongmu di alam kubur, adalah amal ibadahmu, bukan senjata, jabatan, dan uangmu. Maka selama hidup makanya berbuat baik dan hati-hati," ujarnya.  

Lanjutnya "Semua yang hidup pasti mati, dan pada tiba saat mati tidak akan bisa engkau undur, dan mati pasti engkau alami. Makanya berbuat baiklah dan jalankan perintah Allah SWT."