5 Cara Menghilangkan Jerawat Batu, Ampuh Wajib Coba!

Beruntusan, jerawat
Sumber :
  • Pixabay/ SharonMcCutcheon

VIVA – Cara menghilangkan jerawat batu merupakan cara yang sering dicari tahu oleh banyak kaum hawa dan kaum adam. Ya, hal ini dikarenakan jerawat di area wajah dan dagu tentu sangat mengganggu penampilan. Jerawat juga sering menyebabkan rasa sakit bahkan bernanah. Jerawat batu atau juga dikenal dengan istilah Cystic Acne merupakan salah satu jenis jerawat yang tergolong bandel dan menyakitkan. Jerawat batu umumnya memiliki ukuran yang cukup besar dan kerap tumbuh di kulit wajah, punggung, lengan, hingga leher.

Ukurannya yang cukup besar dan menonjol disertai rasa sakit dan gatal, bukan hanya mengganggu tapi juga menurunkan kepercayaan diri sebagian orang yang mengalaminya. Apalagi, jika jerawat tumbuh di area terbuka seperti wajah.

Hal yang tidak boleh dilakukan untuk mengatasi jerawat batu adalah memencetnya dengan tangan. Ini karena kebiasaan memencet jerawat batu justru meningkatkan risiko peradangan, sehingga bisa menghasilkan sel pigmen baru yang membuat warna kulit lebih gelap. Jika kamu ingin menghilangkan jerawat batu secara alami dan tanpa bekas, berikut ini lima cara yang bisa dicoba di rumah.

1. Bawang Putih

Bawang putih untuk obat.

Photo :
  • vstory

Kandungan antiseptik pada bawang putih dapat melawan bakteri penyebab jerawat batu hingga ke lapisan kulit wajah terdalam. Cara menggunakannya cukup dengan menghaluskan bawang putih (baik diblender atau diulek), lalu oleskan bawang putih yang sudah halus ke wajah yang berjerawat. Tunggu selama beberapa menit hingga meresap dan kering. Setelah itu, bilaslah wajah dengan air hangat hingga bersih.

2. Teh Hijau

Kandungan antioksidan pada teh hijau dapat mengurangi peradangan jerawat batu. Cara menggunakannya cukup dengan menyeduh teh hijau terlebih dahulu, kemudian aplikasikan ke wajah dengan menggunakan kapas. Diamkan selama 10-15 menit, lalu bilas dengan air hangat hingga bersih.

3. Air Lemon

Di dalam air lemon terdapat kandungan asam sitrat yang bermanfaat sebagai disinfektan (mencegah terjadinya infeksi). Zat ini sekaligus ampuh mengeringkan jerawat. Langkah pertama, siapkan air perasan lemon dan sehelai kapas. Celupkan kapas tersebut ke dalam air lemon, lalu tempelkan kapas tersebut di bagian wajah yang berjerawat. Diamkan selama 10-15 menit, lalu bilas dengan air hangat hingga bersih.

4. Baking Soda

Bagi yang sering membuat kue, bahan yang satu ini tentu tidak asing lagi. Baking soda secara praktis mampu mengusir jerawat batu dan bekas yang ditimbulkannya. Tidak hanya itu, baking soda juga dapat digunakan untuk menjaga kesehatan kulit. Pertama, ambil 8-10 sendok teh baking soda dan campurkan dengan 4-5 sendok air hangat. Oleskan campuran ini ke seluruh wajah, lalu tunggu selama 15 menit sebelum membilasnya.

5. Tomat

#tomat

Photo :
  • U-Report

Tomat dapat digunakan untuk menghilangkan jerawat batu. Caranya cukup dengan menggosokkan potongan buah tomat ke bagian wajah yang berjerawat. Hal ini disebabkan oleh kandungan vitamin E yang ada dalam tomat. Selain menghilangkan jerawat, tomat juga dapat mencerahkan kulit.

Selain 5 cara di atas dengan bahan alami, ada lagi nih Vivanians cara menghilangkan jerawat batu, yaitu:

1. Jangan memencet jerawat

Jangan coba-coba memencet jerawat. Terutama jika apa yang Anda alami merupakan jerawat batu. Alih-alih menghilangkan, memencet jerawat batu hanya akan membuatnya semakin parah. Jadi, jauhkan tangan Anda dari jerawat batu yang mengganggu.

2. Oles dengan es batu

Jerawat batu berakar jauh di bawah kulit. Hal ini membuat Anda bisa merasakannya saat jerawat mulai terbentuk. Jangan panik. Ambil es batu dan oleskan ke area yang terkena selama beberapa detik.

"Mengoleskan es batu langsung ke jerawat akan segera mengurangi kemerahan dan memperkecil ukuran," ujar ahli dermatologi Rachel Nazarian, seperti dikutip Allure.

Aktivitas ini bisa Anda lakukan tiga kali sehari sesuai kebutuhan.

3. Masker Kunyit

Kunir atau kunyit sama saja

Photo :
  • U-Report

Tak sulit menemukan kunyit sebagai rempah asli Indonesia. Menurut Healthline, Anda cukup memcampur bubuk kunyit dengan air secukupnya hingga agak mengental.

Anda bisa langsung mengoleskan larutan bubuk kunyit ini ke area yang ditumbuhi jerawat batu. Biarkan hingga 45 menit lalu bilas dengan air. Anda bisa melakukannya dua kali sehari.

4. Konsumsi Probiotik

Banyak ahli mengatakan, kemunculan jerawat berhubungan dengan kesehatan usus Anda. Maka disarankan untuk mengonsumsi probiotik yang bisa memperlancar peluruhan kotoran di usus Anda.

5. Gunakan bahan produk perawatan yang berbeda

Zeichner mengatakan, cara terbaik untuk mengobati jerawat batu adalah dengan menggunakan bahan-bahan yang berbeda. Bahan-bahan berbeda itu akan bekerja sama dan saling melengkapi.

6. Mulai dengan pembersih yang tepat

Ahli dermatologi dari Mount Sinai Medical Center, Amerika Serikat, Joshua Zeichner merekomendasikan Anda dengan jerawat batu untuk menggunakan pembersih berbahan asam salisilat. Nama terakhir merupakan beta hydroxy acid (BHA) yang membantu menghilangkan minyak berlebih, mengelupas sel-sel kulit mati, dan mengeringkan jerawat.

Umumnya, konsentrasi asam salisilat berkisar antara 0,5-2 persen. Jika Anda memiliki jerawat batu, gunakan pembersih dengan konsentrasi asam salisilat yang lebih tinggi sebesar 1,5-2 persen.

Namun, jika Anda merupakan pemilik kulit sensitif, konsentrasi tinggi asam salisilat membuat kulit terlalu kering. Pilih pembersih dengan konsentrasi asam salisilat sebesar 0,5-1 persen. Oleskan pembersih ke kulit, biarkan selama beberapa menit, lalu bilas.

7. Rampungkan dengan pengobatan topikal

Benzoil peroksida bekerja dengan menurunkan kadar bakteri penyebab jerawat pada kulit. Kandungan ini juga dapat mengurangi peradangan.

Benzoil peroksida sendiri umumnya hadir dalam bentuk obat topikal yang dioleskan pada wajah. Umumnya, krim ini hadir dengan konsentrasi benzoil peroksida sebesar 2,5-10 persen.

"Studi telah menunjukkan bahwa konsentrasi rendah benzoil peroksida sama efektifnya dengan konsentrasi yang lebih tinggi," ujar Zeichner.

Ciri Jerawat Batu

Berikut adalah beberapa ciri jerawat batu yang bisa dikenali:

  1. Jerawat mengandung nanah.
  2. Bentuknya besar, berwarna kemerahan, dan biasanya terasa sakit.
  3. Nodul (benjolan pada jerawat) terangkat ke atas, sehingga tidak kelihatan adanya komedo putih pada jerawat.

Penyebab Jerawat Batu

Penyebab munculnya jerawat batu belum diketahui secara pasti. Namun, peningkatan hormon androgen dalam tubuh diketahui menjadi salah satu pemicunya.

Saat remaja, kadar hormon androgen meningkat dan menyebabkan perubahan pada kulit. Perubahan ini dapat mengakibatkan tersumbatnya pori-pori yang berujung pada munculnya jerawat.

Selain itu, ada beberapa kondisi yang menyebabkan munculnya jerawat batu, di antaranya:

  1. Menstruasi
  2. Hamil
  3. Menopause
  4. Sindrom ovarium polikistik

Jerawat batu juga bisa muncul jika Anda sedang menjalani pengobatan tertentu, tidak cocok dengan produk perawatan kulit yang digunakan, atau keringat berlebih.

Meski umumnya terjadi pada usia remaja, jerawat batu juga bisa menyerang orang dewasa hingga lansia. Kondisi ini lebih sering dialami oleh mereka yang memiliki riwayat keluarga dengan jerawat batu

Jerawat batu muncul dari lapisan kulit yang lebih dalam, daripada jerawat biasa. Karena terbentuk di lapisan kulit yang lebih dalam, terkadang pengobatan jerawat dengan krim menjadi kurang efektif. Masa penyembuhannya pun akan memakan waktu lebih lama, hingga beberapa minggu.