Musik Metal Mampu Tekan Keinginan Bunuh Diri

Ilustrasi grup band.
Sumber :
  • Pixabay/Pate Linforth

VIVA.co.id – Mendengarkan musik metal mungkin cukup mengganggu bagi sebagian orang, apalagi yang tidak menyukainya, Tapi, menurut sebuah penelitian, musik heavy metal dapat menolong para pendengarnya mengontrol pikiran untuk tidak bunuh diri.

Menurut penelitian yang tercatat dalam Journal of Psychology of Popular Media tersebut, perasaan yang dihasilkan dari musik yang bertema kematian, seperti musik metal dapat menciptakan makna kehidupan pada pendengarnya.

Hasilnya, perasaan yang dihasilkan tersebut membantu para pendengarnya membentuk sebuah konsep dari kematian dirinya. Tapi, para peneliti menambahkan bahwa konsep ini tidak berlaku pada mereka yang tidak menyukai musik tersebut.

Penemuan para psikolog ini mendukung gagasan psikologis yang dinamakan Teori Manajemen Teror (TMT). Menurut teori ini, nilai-nilai budaya dapat membantu seseorang mengatur prospek kematiannya dengan memberikan nilai dan tujuan pada kehidupan.

"Mereka yang tidak menyukai musik heavy metal sering mengasosiasikanya dengan kematian dan keadaan sekarat. Namun, para pengikut subbudaya ini melaporkan bahwa mendengarkan lagu metal adalah cara mereka melarikan diri dari perasaan depresi dan bahkan dapat membuat mereka bisa melawan pikiran tentang kematian," tulis para psikolog, dikutip dari laman Independent.

Selain itu, musik metal dapat dilihat sebagai budaya bagi para pecintanya dan karenanya dapat menciptakan bagian dari identitas sosial mereka.

Penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan dari Belanda dan Jerman tersebut melibatkan 30 partisipan. Kemudian mereka menguji seberapa besar kesukaan mereka pada musik dan budaya heavy metal, setelah itu mereka diminta untuk menulis tentang kematian.

Pada satu kelompok para peneliti memperdengarkan lagu "Angel of Death" milik grup musik Slayer, Berdasarkan penelitian tersebut para psikolog mengatakan bahwa hasil dari pengujian ini menunjukkan bahwa musik heavy metal dapat meningkatkan tingkat kepercayaan diri para pendengarnya dan menolong mereka mengatasi pikiran ingin mati. (ase)