Miliki Kualitas Tidur Baik, Ini Tipsnya

Seorang laki-laki sedang tidur pulas.
Sumber :
  • Pixabay

VIVA.co.id – American Sleep Association pernah mengingatkan dampak buruk pemakaian gadget pada kualitas tidur. Namun siapa sangka, ternyata gadget bisa menjadi sebuah alat ukur untuk menentukan kualitas tidur yang baik.

Baru-baru ini, sebuah penelitian dari National Sleep Foundation (NSF) telah dipublikasikan, terkait dengan faktor penting pada tidur yang baik. Penilaian tersebut telah diobservasi dan diteliti oleh para ahli, dikutip dari laman Medical Daily.

Temuan terbaru itu menuturkan secara detail indikasi apa saja yang sebenarnya dibutuhkan untuk memiliki kualitas tidur yang baik, dan mungkin untuk membantu menilainya, gadget bisa jadi sebuah alat ukurannya.

Acuan pertama terkait indikator kualitas tidur yaitu menghabiskan minimal 85 persen total jam tidur keseluruhan di atas tempat tidur. Kemudian, mampu tertidur dalam kurun waktu 30 menit setelah berbaring di atas tempat tidur.

Selanjutnya, sebaiknya Anda tidak terbangun lebih dari satu kali di malam hari. Dan terakhir, meski terbangun, maksimal Anda dapat kembali memejamkan mata dalam waktu 20 menit.

"Jutaan orang yang tidur adalah pengguna teknologi terkini. Gadget ini sebenarnya dapat membantu menjadi alat ukur kualitas tidur dengan memahami batasan waktu untuk dapat tidur nyenyak," ujar peneliti, Max Hirshkowitz, PhD.

Untuk waktu ideal untuk tidur, sebenarnya berbeda-beda pada tiap individu. Namun, pada mereka yang usia produktif sekitar 18-64 tahun, disarankan memiliki waktu tidur antara tujuh hingga sembilan jam di malam hari (mus)