Cara Sederhana Cegah Influenza dan Flu Burung

Ilustrasi flu berat.
Sumber :
  • Pixabay/ gfhjkm123

VIVA.co.id – Influenza, meski tak berbahaya, namun memiliki proses penularan yang sangat cepat. Tingkat penularan influenza di Indonesia bahkan masih cukup tinggi. Apalagi, penyebaran virus tersebut sulit dideteksi. Karena hal tersebut, pemerintah menganggap, virus influenza harus mendapat perhatian khusus.

"Penularan virus influenza sangat cepat karena menular melalui udara dengan jangka waktu hanya satu hari," kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung, Kementrian Kesehatan RI, dr. Wiendra Waworuntu, saat ditemui di Jakarta.

Penyebaran virus ini terbagi melalui tiga cara yaitu droplet (saat batuk atau bersin), kontak langsung, atau kontak tidak langsung.

Penyakit Influenza memiliki gejala yang sangat mudah dikenali, seperti  demam 38 derajat celsius atau lebih, batuk, pilek, sakit tenggorokan, nyeri otot, serta rasa letih dan lesu. Untuk mencegah penyebaran penyakit ini, Wiendra merekomendasikan gaya hidup yang bersih.

"Cuci tangan pakai sabun dengan air bersih yang mengalir, jangan meludah sembarangan, serta jaga jarak 1 meter dari penderita influenza," kata dia.

Hal yang juga perlu diperhatikan yaitu kebersihan lingkungan saat memelihara unggas. Kebersihan unggas juga ditekankan agar mencegah penyebaran virus flu burung H5N1.

"Waspada kalau ada unggas yang mati mendadak dalam jumlah banyak, segera lapor ke RT atau Puskesmas. Jangan lupa juga untuk menjaga kebersihan unggas agar terhindar dari bahaya flu burung.” (mus)