Pengidap Autisme Ternyata Rata-rata Punya Otak Cerdas

Ilustrasi anak main lego
Sumber :
  • Pixabay

VIVA – Albert Einstein, Sir Isaac Newton, dan Mozart, adalah tokoh-tokoh bersejarah yang dipercaya sebagai orang genius. Namun, tahukah Anda bahwa ketiganya memiliki satu kesamaan, yaitu mengidap autisme?

Dari banyak contoh lain, masyarakat pun akhirnya membangun kesimpulan bahwa orang dengan autisme biasanya cerdas dan sangat berbakat dalam suatu bidang tertentu. Lantas, apa yang membedakan otak pengidap autisme dengan orang lain?

Dikutip dari siaran pers Hallo Sehat yang diterima VIVA, Rabu 12 Desember 2018, autisme adalah sebuah spektrum yang menggambarkan berbagai jenis gangguan pada perkembangan otak. Gejala umum yang bisa diamati adalah kesulitan berkomunikasi, berinteraksi secara sosial, mengungkapkan emosi dan perasaan, serta memahami keadaan lingkungan sekitarnya.

Orang dengan autisme mengalami gangguan pada lobus frontal (bagian otak depan) dan posterior (bagian belakang otak). Akibatnya, pengidap autisme memiliki cara berpikir dan mengolah informasi yang unik.

Namun, pada umumnya, orang dengan autisme umumnya memiliki daya ingat yang sangat baik dan jelas. Ingatannya akan informasi atau kejadian lampau amat mendetail, namun mereka kesulitan dalam menghubungkannya dengan emosi tertentu, seperti sedih, senang, atau marah.

Itu sebabnya orang dengan autisme juga menghadapi kendala dalam memahami serta mengendalikan emosi, perasaan, perilaku, dan kepribadian dirinya sendiri serta orang lain. Untuk urusan membaca pola, berhitung, dan menarik kesimpulan logis, mereka yang berada dalam spektrum autisme biasanya justru jauh lebih mahir dari orang-orang kebanyakan.

Berkat kemampuan memahami pola dengan baik, mereka juga cenderung pandai memainkan alat musik. Ingatan visual yang tajam disertai dengan imajinasi juga menjadikan mereka sebagai seniman atau pelukis yang cakap. (rna)