Bersaing dengan Luar Negeri, Indonesia Buat Sekolah Rujukan

Pemerintah dan swasta bikin program pendidikan Lighthouse School Program
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Raudhatul Zannah

VIVA.co.id – Sistem pendidikan di Indoensia terus berbenah. Untuk menciptakan pengalaman dan perkembangan terbaik untuk sekolah-sekolah di Indonesia, pemerintah daerah bersama pihak swasta, bahkan mulai menjalin kerja sama menciptakan program pendidikan baru.

Salah satu program tersebut, yakni Lighthouse School Program (LSP). Program ini akan menjadi rujukan sekolah-sekolah, agar lebih berkembang dan mampu bersaing dengan sekolah-sekolah di negara lain di dunia.

LSP merupakan suatu program yang memenuhi standar pendidikan internasional. Diinisiasi untuk menerapkan pembelajaran yang efektif dan ditopang dengan tata sekolah yang memiliki kredibilitas, transparan, serta akuntanbel.

Program Development Manager dari Sampoerna Development Outreach Juliana mengungkapkan, progam ini nantinya akan mengajak kepala sekolah, guru, dan siswa untuk berproses dalam mewujudkan keunggulan pada pendiikan yang berkarakter, kaya ilmu pengetahuan dan teknologi, serta kemahiran berbahasa Inggris.

"Ini akan menjadi budaya (negara mitra: Amerika, Eropa, Malaysia, Singapura, Jepang, dan Korea) pembelajaran yang berkelanjutan di mana setiap kepala sekolah, guru, dan siswa dari setiap lini juga diharapkan dapat saling belajar bersama," kata Juliana di Sampoerna Strategic Square, Jakarta, Senin 31 Juli 2017.

Sebagai langkah awal, Juliana menjelaskan, akan menerapkan LSP mulai dari tingat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di salah satu kabupaten di Indonesia, yakni Kabupaten Musi Banyuasin (MUBA), Sumatera Selatan. Sebagai rujukan, terdiri dari dua SD dan dua SMP yang berada di kawasan Babat Toman dan Sungai Lilin.

Adapun lima fokus program LPS, di antaranya, yakni Visioning and Sustainable Learning System Development, peningkatan kualitas manajemen sekolah, pengembangan profesional guru, peningkatan kapasitas siswa, dan pemberdayaan komunitas sekolah.

Pendidikan kelas dunia

Kolaborasi antara pemerintah dan pihak swasta untuk mengembangkan pendidikan ini, juga diyakini bakal berkembang menjadi sistem pendidikan kelas dunia berbasis digital melalui platform Schoology.

Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin mengungkapkan, langkah ini merupakan langkah lanjutan dari Lighthouse School Program (LSP) atau program sekolah rujukan. Di mana sebelumnya, Lighthouse juga telah dijalankan di MUBA sebagai upaya menciptakan sistem pendidikan yang komprehensif.

Adapun caranya, dilakukan sejumlah kegiatan seperti pengembangan profesional guru, kualitas manajemen sekolah, kapasitas siswa, pemberdayaan komunitas sekolah, mengenalkan pendidikan berbasis Science, Technology, Engineering, dan Math (STEM), dan pendidikan Bahasa Inggris.

Sementara itu, Managing Director Schoology Asia Rizal Hamzah menambahkan, Schoology didesain khusus agar para siswa dan guru bisa dengan mudah berbagi pengalaman serta mencari inspirasi. Tak hanya antar sekolah di BUMA, tetapi juga membuka kesempatan untuk mendapatkan pengalaman, berinteraksi, mencari inspirasi, dan diskusi dengan seluruh siswa dan guru seperti di Amerika, Eropa, Malaysia, Singapura, Jepang, dan Korea.
 
Lanjut Dodi, berdasarkan program LSP ini, sedikitnya terpilih empat sekolah untuk mengikutinya. Di antaranya, SDN 1 Sungai Lilin, SDN 1 Babat Toman, SMPN 1 Sungai Lilin, dan SMPN 1 Babat Toman. Ke empat sekolah tersebut akan menjalankan program LSP untuk tiga tahun ke depan.
 
"Empat sekolah ini nanti yang akan memberikan panduan, model, dan rujukan terhadap bagaimana sistem pendidikan di MUBA ke depan. Diharapkan, ini akan menularkan apa yang didapat dari program ini terhadap sekolah-sekolah lainnya di MUBA," kata Dodi. (asp)